Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Aparat kepolisian mengamankan acara Asyura yang digelar penganut Syiah di Semarang menyusul gelombang penolakan dari beberapa kelompok umat Islam.
Aksi menolak peringatan asyura di Semarang. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Di area luar gedung, sejumlah umat Islam yang tergabung dalam kelompok Forum Umat Islam Semarang (FUIS) melakukan aksi turun ke jalan menolak kegiatan penganut Syiah. FUIS menganggap Syiah bukan Islam sehingga aktivitasnya dengan membawa nama Islam tidak dibenarkan.

Selain menggelar orasi dan membawa sejumlah poster penolakan, massa FUIS juga melakukan aksi salat berjamaah di tengah jalan Kelud Raya.

"Syiah tidak diakui oleh Islam, ini ajaran sesat. Sehingga juga mereka mengadakan aktivitas mencatut Islam harus kami lawan dan tolak", kata salah satu tokoh FUIS Kyai Rofi'i yang juga pengurus FPI Jateng.

Acara peringatan Asyura di Gedung UTC Semarang diikuti sekitar 5.000 orang yang akan diisi dengan haul dan pengajian. Pemilihan tempat di gedung yang tertutup ini sendiri sesuai dengan hasil Rapat Kordinasi keamanan dengan beberapa pihak seperti Polri dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

"Sejak awal kami ingin yang damai, makanya apa rekomendasi dari aparat selalu kami ikuti, termasuk soal tempat yang tertutup dan tidak terlihat publik", kata Koordinator acara Nurcholis.

Sekitar pukul 14.00 WIB, massa FUIS akhirnya membubarkan diri. Acara Asyura pun tetap berlangsung dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian. CNN

0 komentar: