Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Kebencian Syiah terhadap Baitullah Makkah telah mendarah daging bagi para penganutnya. Setelah sempat mencuri Hajar Aswad tahun 317 H, kebencian mereka terhadap Ka’bah dan Masjidil Haram tak pernah luntur.

Tak luput website-website negara Syiah Iran turut serta memublikasikan gambar tersebut. Potongan gambar diberi judul dalam bahasa Persia yang bermakna “Penghancuran Abraj al-Bait” ditambahi tulisan provokatif di bawahnya “insya Allah segera”.

Kebencian mereka terhadap Masjidil Haram dan Ka’bah tidak datang begitu saja. Akan tetapi para ulama’ Syiah telah membangkitkan kebencian kaumnya melalui kitab-kitab karya mereka.

Berikut ini adalah beberapa tulisan dari para ulama Syiah yang menunjukkan kebencian mereka yang mendalam terhadap Ka’bah Baitullah al-Haram:

• Al-Faidh al-Kasyani meriwayatkan,
“Wahai penduduk Kufah sungguh Allah telah menganugerahkan kepada kalian keutamaan yang tidak Dia anugerahkan kepada seorang pun (selain kalian). Tempat shalat kalian adalah rumah Adam, rumah Nuh, rumah Idris, dan tempat shalat Ibrahim…Tidak akan hilang hari-hari (tidak akan terjadi kiamat) hingga Hajar Aswad dipindahkan ke sana.” (al-Wafi 1/215)

• Mufadhdhal bin Umar meriwayatkan,
“Bahwa dia menanyakan beberapa masalah kepada Ja’far bin Muhammad ash-Shadiq. Di antaranya, “Wahai tuanku, apa yang akan dia lakukan terhadap Baitullah?”

Dia menjawab, “Dia akan merobohkannya sampai dia menyisakan empat tiang yang merupakan rumah pertama yang dibuat untuk manusia di Makkah pada masa Adam ‘alaihissalam dan yang ditinggikan oleh Ibrahim ‘alaihissalam dan Ismail ‘alaihissalam.” (ar-Raj’ah, al-Ahsai, halaman. 184)

• Abu Bashir meriwayatkan,
“Dia berkata: Abu Abdillah alaihis salam berkata: “Jika Mahdi telah muncul maka dia akan merobohkan (menghancurkan) Masjidil Haram sampai dia mengembalikannya kepada asasnya dan merubah Maqam ke tempatnya semula. Dia memotong tangan-tangan Bani Syaibah, lalu menggantungkan tangan-tangan yang telah terpotong di atas pintu Ka’bah dan menulis di atasnya: “Mereka adalah pencuri Ka’bah.” (Al-Irsyad 2/383 dan Bihar al-Anwar 52/338)

Bahkan mereka juga membuat kedustaan lainnya, dengan menukilkan ucapan Abu Ja’far :
Diriwayatkan dari Abu Ja’far bahwasanya dia berkata:

“Sesungguhnya al-Mahdi akan menghancurkan Baitullah (Ka’bah), dia tidak menyisakan kecuali hanya pondasinya.” (al-Ahsa’i, ar-Raj’ah halaman 148 dan 162)

Sehingga tidak heran jika kebencian kaum Syiah terhadap kaum muslimin mendarah daging. Mereka selalu dicekoki oleh tokoh-tokoh mereka dengan menanamkan akidah-akidah yang berseberangan dengan ajaran Islam. Tak luput tempat yang disucikan umat Islam seluruh dunia, menjadi simbol yang harus hilang dari muka bumi. Duniaekspress.com

0 komentar: