Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com -  Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Halsel, Adi Hi. Adam,  mempertanyakan langkah Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, terhadap oknum pejabat di lingkup Pemkab Halsel, yang masih menyebarluaskan aliran syiah di internal birokrasi Halsel, dengan membagikan video yang berisi doktrin untuk mengikuti ajaran syiah.

Menurut Adi, bahwa publik di Kabupaten Halsel, mempertanyakan langkah Bupati Bahrain Kasuba, untuk mengambil tindakan terhadap sejumlah oknum pejabat yang menyebarluaskan ajaran syiah di birokrasi Halsel, karena hal tersebut telah meresahkan warga, apalagi Bupati Bahrain Kasuba, telah mengetahui masalah tersebut. "Kami meminta kepada Bupati, sejauh mana tindak lanjut masalah penyebaran syiah di internal pemkab?Paling tidak ada langkag tegas yang diambil oleh bupati," tanya Adi.
Bahrain Kasuba. Foto: dokumen JPNN

Sementara Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, ketika dikonfirmasi Malut.co pada Senin 25 September 2017 di Kantor. Bupati mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan  dari pihak intelejen di internal Pemkab Halsel, yang saat ini diperintahkan untuk mengindentifikasi oknum-oknum pejabat yang tergabung dalam ajaran syiah, apalagi memiliki peran penting dengan menyebarluaskan ajaran syiah. Jika diketahui siapa saja yang terlibat, dirinya langsung mengambil tindakan. "Kalau dia pejabat, maka saya diberhentikan dari jabatannya," kata Bupati.

Selain itu, dirinya juga berharap ada pihak-pihak yang mengetahui oknum pejabat yang terlibat langsung dalam ajaran syiah, segera disampaikan. apalagi dari kepolisian yang memiliki data akurat terkait dengan oknum PNS yang terlibat langsung dalam ajaran syiah. "Saya berharap ada kerja sama dari semua pihak, termasuk kepolisian dari polres Halsel, jika mengetahui oknum PNS tersebut diminta untuk disampaikan, sehingga pencegahan aliran sesat bisa lebih cepat dan dapat dilakukan secara bersama-sama," harap Bupati. Malut.co

0 komentar: