Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Kejadian dan tragedi di Suriah mungkin hampir tak terdengar oleh muslim Indonesia. Kalau pun tahu, hanya sebatas berita dan sumber katanya. Padahal hakekat yang terjadi di Suriah berupa kekejaman atas muslim Ahlus Sunnah sangat menyayat hati.

Alhamdulillah, pada Sabtu malam (25/02/2012), Syaikh dari Suriah, Syaikh Ghayyats Abdul Baqi Ibrahim, berkunjung ke Islamic Center Al-Islam, Jl. Kampung Sawah 39 A Pondok Melati Bekasi, Jawa Barat memberikan kuliah di Masjid Al-Islam tentang perihal situasi dan kondisi umat Islam Suriah. Selain kaum muslimin Bekasi dan sekitarnya, Majelis ini dihadiri dan diberi sambutan oleh Ustadz Farid Ahmad Okbah, Lc dan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz.

Syaikh Ghayyats berbicara dalam 2 permasalahan. Pertama, tentang penguasa di Suriah yang menganut aqidah Syi’ah Nusairiyah. Pada sesi ini beliau menjelaskan tentang kesesatan-kesesatan sekte Syi’ah Nusairiyah. Termasuk dari kesesatan sekte Nusairi adalah meyakini tidak wajibnya sholat 5 waktu, puasa, zakat dan halalnya khamer serta zina. Tidak hanya itu, sekte Nusairi juga punya permusuhan dengan Ahlus Sunnah.

Perlakuan kejam pun dilakukan mereka terhadap Ahlus Sunnah ketika mereka  mendapatkan kesempatan. Bahkan sejarah menyaksikan bahwa mereka senantisa berdiri bersama orang kafir memerangi ummat Islam.

Kedua, beliau menyampaikan tentang keadaan kaum muslimin dan penduduk Suriah. Penduduk Suriah berjumlah sekitar 20 juta jiwa. 80% adalah muslim Ahlus Sunnah, 10% sekte Syi’ah Nusairiyah, 5% Nasrani dan 5% penganut paham bathiniyyah (sempalan Syi’ah). Namun dengan jumlah yang minoritas ini (yaitu 5%), kaum Nusairi mampu menempati tempat strategis dipemerintahan. Voa-Islam

0 komentar: