Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Badan Intelijen Perancis menyatakan Presiden Suriah Syiah Bashar al-Assad adalah sosok yang paling bertanggung jawab atas serangan senjata kimia di kota Khan Sheikhoun provinsi Idlib pada 4 April kemarin.

“Serangan menggunakan gas sarin di kawasan utara Suriah pada 4 April lalu berdasarkan atas perintah Syiah Assad atau lingkaran dalamnya,” tulis Badan Intelejen Perancis “DCRI” dalam laporannya terkait pemboman Khan Sheikhoun.

DCRI dalam keterangannya menyatakan bahwa kesimpulan ini diambil berdasarkan sampel yang diperoleh dari lokasi serangan dan sampel darah dari salah satu korban, serta informasi rahasia dari sumber yang dipercaya.

Lebih dari 90 warga sipil tewas dan ratusan lainnya terluka setelah pesawat tempur rezim Syiah Assad menjatuhkan gas saraf sarin ke lingkungan kota Khan Sheikhoun pada Selasa pagi.

3 hari setelah pemboman kota Khan Sheikhoun, Amerika Serikat mengambil tindakan tegas dengan menggelar serangan udara terbatas menargetkan pangkalan udara Syharat milik rezim Syiah Assad di provinsi Homs.

Sebanyak 59 rudal Tomahawk diluncurkan kapal perang Amerika Serikat dari timur Laut Mediterania. (Dostor/Ram)

0 comments: