Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Damaskus – Lembaga tinggi PBB untuk urusan pengungsi UNHCR mengatakan bahwa jumlah pengungsi Suriah di Turki, Libanon, Yordania, Irak dan Mesir menembus lima juta lebih. Ini merupakan rekor baru jumlah pengungsi Suriah sejak enam tahun terakhir.

Data UNHCR yang dirilis pada Kamis (30/03) menunjukkan bahwa jumlah pengungsi Suriah di negara-negara tetangga itu sebelumnya 4.800.000. Jumlah ini stabil di sepanjang 2016 dan kembali meningkat tahun ini.

Juru bicara UNHCR, Babar Baloch, mengatakan jumlah pengungsi Suriah di Turki telah meningkat sebesar 47 ribu sejak Februari. Total pengungsi Suriah di Turki saat ini menjadi 2,97 juta pengungsi; yang berarti bahwa Turki adalah rumah bagi lebih dari setengah jumlah pengungsi Suriah di negara-negara tetangga.

Dia menambahkan, berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan oleh UNHCR dan pemerintah Turki bahwa sekitar setengah juta pengungsi saat ini masih tinggal di tenda-tenda di kamp pengungsian.

Selain di negara-negara tetangga, ratusan ribu pengungsi Suriah lainnya juga berada di sejumlah negara Teluk, Eropa, AS, Kanada dan lainnya. Antara tahun 2011 hingga 2016 tercatat lebih dari delapan ribu pengungsi Suriah meminta suaka ke Eropa.

Sementara itu, pengungsi yang berada di dalam Suriah sebanyak 6,3 juta. Untuk itu, PBB mengatakan pihaknya membutuhkan dana sebesar lima juta miliar dolar untuk dapat memenuhi kebutuhan pengungsi Suriah yang membutuhkan bantuan. (kiblat)

0 comments: