Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Tidak mendapatkan jatah uang bayaran untuk mendanai aksi pemberontakan di Yaman, milisi Syiah Houthi dilaporkan merusak sebuah toko pakaian di ibukota Sana’a pada hari Minggu (25/12) kemarin. Kejadian tersebut terekam kamera pengawas CCTV selama lebih dari 40 detik.

Nampak dalam rekaman belasan Syiah pemberontak mendatangi sebuah toko pakaian untuk meminta jatah uang preman untuk mendanai perang pemberontakan. Tidak mendapatkan uang tersebut, milisi Syiah yang marah mengacak-ngacak toko pakaian.

Menurut penuturan sejumlah pedagang yang da di ibukota Sana’a, praktek ini lazim terjadi sejak pemberontak Syiah Houthi berhasil menduduki ibukota pada bulan September tahun 2014 lalu.

Aksi premanisme ini terus menjadi setelah pada bulan Januari 2015 secara penuh pemberontak Syiah Houthi kembali menduduki ibukota Sana’a, dan melengserkan Presiden sah Yaman Abed Rabbo Manshur Hadi beberapa pekan kemudian.

Presiden Hadi yang melarikan diri ke Arab Saudi kemudian meminta bantuan Dunia Arab untuk merebut kembali pemerintahan di Yaman. Dan pada 24 Maret 2015 terbentuklah Aliansi Militer Islam yang dipimpin Saudi untuk memerangi pemberontakan Syiah di Yaman. (Skynewsarabia/Ram)

Berikut rekaman video tersebut:

0 comments: