Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Milisi Syiah Iran, Lebanon dan Irak dilaporkan menghadang warga Aleppo yang dijanjikan Rusia untuk meninggalkan daerah terkepung.

Seorang komandan oposisi, Ahmed Hammami mengungkapkan bahwa pasukan rezim Assad dan milisi Syiah lainnya telah mengepung warga Aleppo dan tidak membiarkan warga untuk dievakuasi.

“Pasukan rezim Assad dan sekutunya yang didukung Iran tidak membiarkan warga sipil untuk meninggalkan Aleppo,” tegasnya pada Senin (12/12).

“Milisi Syiah Iran juga telah menyebabkan penderitaan yang mendalam bagi warga sipil di Aleppo,” tambahnya.

Sementara itu, seorang sumber lokal juga mengungkapkan bahwa sejumlah milisi Syiah Hizbullah Lebanon dan Al-Nujaba Irak telah mencegah warga untuk meninggalkan Aleppo.

“Sejumlah pasukan dari milisi Syiah Hizbullah Lebanon dan Al-Nujaba Irak telah menghalangi-halangi warga sipil untuk mengungsi,” paparnya.

Sementara itu, seorang penduduk Aleppo, Ismail Abdullah, mengungkapkan bahwa warga Aleppo sangat membutuhkan makanan dan air minum karena suplai bantuan telah dipotong sejak bulan lalu.

“Kami tidak dapat menemukan air untuk diminum dan makanan untuk dimakan, sedangkan jalur suply telah dipotong sejak bulan lalu,” ujarnya.

Terkait permasalahan ini, diperkirakan ada 100.000 penduduk kota yang masih dikepung oleh rezim Assad dan sekutunya.

Sebagian besar dari mereka juga telah menghadapi kekurangan pangan dan air sejak pasukan oposisi menarik diri dari distrik Bab al-Nairab yang mempunyai pasokan banyak pasokan air. (kiblat)

0 komentar: