Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Warga sipil di Suriah terus menjadi korban serangan rezim Assad. Banyak dari kalangan wanita dan anak-anak yang tak berdosa yang menjadi korban.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan The Sunday Times Presiden Suriah Bashar al-Assad tertawa dan mengaku bisa tidur nyenyak saat ditanya tentang anak-anak yang tewas setiap harinya di Suriah.

“Saya tahu maksud pertanyaan itu. Saya bisa tidur nyenyak dan bekerja seperti biasa. Saya bisa makan dan juga berolahraga,” ungkapnya seperti dilansir Independent.

Dia mengangkat bahu ketika ditanya bagaimana perasaannya saat melihat banyak wanita, anak-anak dan warga sipil tak bersalah menjadi korban.

“Ini kesalahan dari teroris dan kita berbicara tentang perang, bukan amal,” katanya.

“Dalam peperangan, pasti ada orang tak berdosa yang akan terluka atau terbunuh. Jika begitu, apa yang akan kamu lakukan? Kamu pasti melakukan yang terbaik. Teroris masih ada di Aleppo,” kata Assad.

Dalam wawancara itu, Assad menyinggung nobel perdamaian yang didapatkan oleh pasukan Helm Putih Suriah (Syrian White Helmets). Dia menuduh mereka memanipulasi foto anak-anak yang tewas.

Sebelumnya, ia juga pernah mengatakan foto bocah lima tahun yang terluka pasca serangan rezim sebagai kebohongan. Termasuk foto Omran Daqneesh yang juga dianggapnya palsu. (islampos)

0 comments: