Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Setidaknya 106 warga sipil tewas dalam 72 jam serangan udara berturut-turut di wilayah yang dikuasai pasukan oposisi di Aleppo.

Seorang pejabat pertahanan sipil, Najib al-Anshari mengatakan bahwa ada 12 orang yang tewas pada Jum’at (18/11) pagi atas serangan udara Rezim dan Rusia yang menargetkan sebuah distrik di Aleppo timur.

Dengan tewasnya 12 orang itu, maka total korban tewas di Aleppo selama tiga hari terakhir menjadi 106 orang. Sementara itu, sekitar 200 warga dilaporkan terluka selama periode yang sama akibat pemboman terus-menerus.

Menurut al-Ansari, rezim Assad dan Rusia telah konsisten dalam menggempur distrik timur di Aleppo yang dikuasai oleh oposisi selama tiga hari terakhir.

Pejabat itu melanjutkan, rezim Assad juga telah menjatuhkan bom barel di kawasan Masaken Hanano, Aleppo.

Suriah sendiri telah terkunci dalam peperangan sejak awal 2011, ketika rezim Assad melakukan kezaliman dengan menumpas warganya yang sedang melakukan protes.

Sejak itu, ratusan ribu orang dilaporkan telah meninggal dan jutaan lainnya mengungsi akibat konflik.

Pada 30 September tahun lalu, Rusia memulai kampanye udara di Suriah dengan tujuan menopang rezim Assad dan memerangi para pejuang oposisi yang ada. (kiblat)

0 comments: