Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi tidak hanya membakar masjid dan rumah warga Sunni di Kota Rutbah, Provinsi Anbar. Sebanyak dua puluh pemuda Sunni juga ditangkap kemudian dibawa ke tempat yang tidak diketahui.

Seorang tokoh suku Rutbah, Ashim Al-Kubaisi, Rabu (26/10), menuturkan bahwa aksi penculikan dan pembakaran itu dilakukan di depan pasukan keamanan pemerintah. Mereka tak berbuat apapun bahkan seakan merestui kejahatan sektarian itu.

Dia menambahkan, militan Syiah yang membakar Masjid Agung Al-Harah di pusat kota Rutbah itu dari anggota milisi Abu Fadl Al-Abbas, yang masuk dalam koalisi Al-Hasd Al-Syakbi. Sementara nasib para pemuda Sunni itu belum diketahui.

Koresponden Al-Jazeera yang berada di kota Irbil, Burhan Farhan, mengatakan bahwa milisi Syiah setiap merebut desa atau kota dari ISIS pasti meledakkan masjid. Hal itu sebagaimana yang telah mereka lakukan di Falujah, Ramadi dan Shalahudin.

Milisi Syiah dan pasukan Irak, Selasa malam (24/10), kembali merebut Rutbah dari ISIS. Pemerintah Irak meminta warga tidak keluar rumah saat digulirkannya serangan balasan itu.

ISIS merebut setelah dari Rutbah pada Ahad setelah meluncurkan serangan mendadak. Serangan ini, kata AS, sebagai upaya dari ISIS untuk memecah konsentrasi pasukan pemerintah sehingga mengurasi tekanan di Mosul. (kiblat)

0 comments: