Breaking News
Loading...

Syaihindonesia.com - Arab Saudi telah berjanji menyediakan 75 juta dollar sebagai tambahan bantuan bagi pengungsi, bekerja sama dengan organisasi internasional, seperti yang dinyatakan dalam pidato Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Nayef bin Abdulaziz Al Saud di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Arab Saudi selalu bersemangat untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan sebagai bagian dari komitmen negara itu terhadap ajaran fundamental Islam, Putra Mahkota Mohammed Bin Nayef, yang merupakan  Menteri Dalam Negeri, mengatakan dalam pidato di depan PBB.

“Jumlah keseluruhan bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Kerajaan Saud selama empat dekade terakhir mencapai sekitar 139 juta dollar,” katanya dikutip Al Arabiya English pada Rabu (21/09/2016).

Dia berbicara di Majelis Umum PBB sebagai delegasi dari Arab Saudi dalam pertemuan tahunan ke 71 di New York, untuk membicarakan “pergerakan besar pengungsi dan migran”.

“Kerajaan Saudi telah menerima sekitar 2,5 juta penduduk Suriah, dan berusaha untuk tidak memperlakukan mereka sebagai pengungsi atau menempatkan mereka di kamp-kamp pengungsi. Di sisi lain, kerajaan menjaga martabat mereka dan memastikan keamanan mereka dengan memberikan kebebasan penuh dalam bergerak dan mengeluarkan izin tinggal (iqama) bagi ratusan ribu penduduk Suriah yang ingin tetap tinggal di Arab Saudi.”

“Kerajaan Arab Saudi juga memberikan mereka akses tenaga kerja dan pelayanan kesehatan serta pendidikan secara gratis. Terdapat lebih dari 141.000 anak-anak Suriah mencari beasiswa bagi pendidikan mereka,” katanya. Putra Mahkota Mohammed Bin Nayef juga mengatakan bahwa Arab Saudi berkontribusi dalam membantu dan mensponsori para pengungsi Suriah yang tinggal di negara-negara tetangga. (hidayatullah)

0 comments: