Breaking News
Loading...

foto by: kiblat
Syiahindonesia.com - Kelompok Syiah Hizbullah dan Iran telah membantu Israel memecahkan misteri lokasi tentaranya yang ditembak di Lebanon pada tahun 1986. Demikian menurut laporan media Israel, Yedioth Ahronoth yang dikutip Middle East Monitor, Senin (05/09).

Menggunakan para perantara Barat, Hizbullah menyatakan bahwa tubuh Ron Arad sangat mungkin dikembalikan kepada Israel.

“Mereka (Hizbullah) mengatakan bahwa tanah di daerah tertembaknya Arad telah berubah sejak penguburan,” kata media itu.

“Mereka melanjutkan upaya mereka dan yakin bahwa mereka akan berhasil untuk menemukan makamnya.”

Ron Arad beserta seorang pilot Israel Yishai Aviram ditangkap setelah dipaksa untuk meninggalkan Lebanon pada Oktober 1986. Saat itu tim penyelamat Israel dapat menyelamatkan pilot, sementara Arad tidak dapat dievakuasi.

Sebagaimana diketahui, Syiah Hizbullah dan Iran kerap menyuarakan permusuhan terhadap Israel dan Barat. Namun di sisi lain, hubungan kedua belah pihak terlihat normal dalam setiap perundingan dan kesepakatan yang terjadi. (kiblat)

0 comments: