Breaking News
Loading...

foto by: kiblat
Syiahindonesia.com - Setidaknya tiga anggota milisi Liwa Fhatimiyun tewas dalam pertempuran melawan pejuang Suriah beberapa hari terakhir. Berita tersebut semakin menambah banyak daftar anggota milisi bayaran itu yang tewas di barisan rezim Bashar Assad.

Dikutip dari Al-Araby Al-Jadid, sejumlah media Iran pada Senin (15/08) mengabarkan tewasnya Salam Akbari, Isa Ridhayi dan Asadullah Qurbani. Ketiga militan itu tewas dalam pertempuran yang mereka sebut melawan “teroris takfiri”, istilah yang digunakan media Iran untuk menyebut pejuang Suriah.

Ketiga militan nahas itu merupakan warga negara Afghanistan yang hidup sebagai pengungsi di Iran. Media-media Iran tidak mengungkap lokasi tewasnya para militan itu.

Sementara itu, sumber-sumber oposisi sebelumnya mengungkapkan sejumlah batalion kecil Liwa Fhatimiyun tiba di Aleppo dan pedesaan. Mereka didatangkan untuk membantu barisan pasukan rezim yang kewalahan menghadapi laju pejuang Suriah.

Liwa Fhatimiyun dibentuk oleh Garda Revolusi Iran untuk misi tempur di Suriah. Mayoritas yang direkrut pengungsi Afghanistan yang hidup di Iran. Mereka dijanjikan gaji bulanan dan pengakuan kewarganegaraan.

Di samping itu, mereka juga didorong dengan ideologi Syiah. Menurut mereka, perang di Suriah merupakan perang suci untuk membela tempat-tempat suci Syiah di negara tersebut. (kiblat)

0 comments: