Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Artikel ini adalah kelanjutan dari postingan sebelumnya (baca: Pemahaman Menyimpang Syiah dalam Buku "Ali hadi" (Bag. 1)). Berikut kami ulas pemahaman menyimpang Syiah dalam buku berjudul "Ali Hadi" (Ali Hadi adalah nama Imam Syiah ke 10) yang diterbitkan oleh ICC:

8. Syiah berhubungan dangan para imam-imam mereka melalui duta mereka yang masih hidup di dunia.

9. Syiah berkeyakinan bahwa imam dan khalifah setelah Rasulullah adalah Ali bin Abi Thalib, Hasan, Husain, Ali bin Husain, Muhammad bin Ali, Ja'far bin Muhammad, Musa bin Ja'far, Ali bin Musa, Muhammad bin Ali, lalu Imam Al-Hadi

10. Syiah meyakini bahwa Imam Al-hadi mempunyai metode khusus untuk menjelaskan kepemimpinan putranya, Hasan al-Askari as, sesuai misinya untuk masa depan, yaitu menjaga Hujjatullah dan wali_nya yang akan segera lahi dalam keadan yang sangat sulit. Upaya itu beliau lakukan agar para pengikutnya tunduk kepada Imam dan menerima berita kelahiran serta keghaibannya.

 11. Syiah berkeyakinan Hujjah tidak akan kosong dari muka bumi sampai imam ghaib mereka hadir di dunia.

12. Syiah terlalu berlebihan dalam memuji dan memuja Ahlul Bait, sampai kepada tingkat pengkultusan.

13. Diantara ghuluw Syiah; mereka berkeyakinan Allah telah memberikan karamah kepada Ahlul Bait dan menjadikan mereka tempat risalah, tempat pulang perginya malaikat dan tempat turunnya wahu. Mereka juga berkeyakinan Ahlul Bait adalah tempat bermulanya risalah karena Allah telah memilih mereka sebagai pemimpin tertinggi bagi manusia, terutama bagi kaum Muslimin.

14. Syiah berkeyakinan bahwa semua orang yang berlawanan dengan Ahlul Bait, mereka adalah para pemimpin kesesatan. Tidak diterima semua ajaran kecuali yang datang dari mereka. Tidak ada jalan yang dapat dijadikan landasan gerakan kecuali jalan mereka. Diantara ghuluw Syiah; mereka berkeyakinan bahwa para imam memiliki kecerdasan sempurna, gua alam semesta, pewaris para nabi, contoh tertinggi.

15. Syiah berkeyakinan bahwa Rasulullah pernah bersaksi bahwa para imam Syiah adalah pemimpin yang benar, pembawa petunjuuk, maksum, terhormat, muqarrab, bertakwa, jujur, terpilih, tunduk pada Allah, pelaksana perintah-Nya, pelaku kehendak-Nya, yang beruntung karena kemurahan-Nya.

16. Syiah berkeyakinan bahwa para imam adalah manusia bijak yang mendapatkan petunjuk. Mereka maksum dan terhormat. Kemulian mereka bersumber dari penghormatan Allah kepada mereka.

17. Diantara hal yang terpenting bagi Syiah adalah; mengunjungi kuburan para Imam yang suci, dan mengimani raj'ah (rengkarnasi).

18. Diantara kebohongan Syiah; mereka mengaku ngaku bahwa Al Ghadir adalah tempat dimana Rasulllah menentukan masa depan umatnya, dengan mengangkat Imam Ali Amirul Mukminin sebagai khlaifah atas kaum Muslimin.

19. Syiah berkeyakinan bahwa Imam Al Hadi adalah masa persiapan menuju masa keghaiban, yaitu saat ketika hubungan Imam dengan umat terputus, saat ketika umat kehilangan teladan sebagai rujukan, baik dalam pemikiran maupun keagamaan kecuali pada para ulama yang merupakan wakil wakil Allah dalam hukum halal dan haram.

20. Menurut Syiah, taqiyah merupakan ajaran Islam.

21. Syiah berkeyakinan bahwa diantara wakil Imam ada yang dapat berhubungan langsung dengan Imam, ada pula yang melalui perantara wakil lain sebagai pusat kumpulan para wakil di daerah-daerah yang berdekatan.

22. Syiah berkeyakinan bahwa seorang Imam tidak boleh dirawat jenazahnya kecuali oleh imam lagi.

Peneliti: Said

(nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: