Breaking News
Loading...

Syaikh Dr Abu Muntaashir Abdurrahim Mullazadah al-Balusyi
Syiahindonesia.com - Seorang ulama sunni Iran ternama, Syaikh Dr Abu Muntaashir Abdurrahim Mullazadah al-Balusyi mengungkapkan bahwa dia dirayu dan diiming-iming dengan berbagai macam cara untuk berhenti menerangkan borok Syiah dan kedustaan syiah.

Pendiri Rabithah Ahlussunnah di Iran itu sekaligus Pembina/Pengawas umum TV al-Tauhid menegaskan bahwa Iran sangat ketakutan dengan para ulama dan da’I salafi di waktu sekarang ini, melebihi ketakutannya dibanding waktu-waktu sebelumnya, sebab para ulama ahlussunnah pengikut Salaf Shalih ini menggunakan media informasi dan media social sebagai sarana mendakwahi Syiah dengan bahasa yang difahami Syiah, langsung masuk ke rumah-rumah mereka. Demikian penuturan website al-Su’udiyyah al yaum.

Ulama Sunni dari Balusytan itu mengingatkan bahwa kaum shafawiyyin sedang merajut konspirasi melawan negara sunni Saudi Arabia sebab Saudi menerapkan Syariat Islam yang benar, dan melayani dua kota suci dan para tamu Allah semaksimal mungkin.

Syaikh al-Balusyi meminta agar orang-orang Syiah Shafawiyyah itu dinilai sebagai penjahat dan dilarang menunaikan ibadah haji ke Makkah. Dia mengungkapkan bahwa dirinya diiming-imingi oleh orang syiah itu dengan uang dan wanita-wanita cantik dan juga diberi fasilitas mut’ah asal mau menghentikan program-programnya di channel televisinya yang membongkar keburukan Madzhab Syiah. Setelah mereka tidak berhasil mereka melayangkan surat ancaman pembunuhan, hingga dalam sebulan beliau menerima surat ancaman pembunuhan sebanyak 100 surat. (gensyiah.com/syiahindonesia.com)

0 comments: