Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Dalam buku Syiah berbahasa Indonesia berjudul "Asyura dan Kebangkitan Imam Husain: Menjawab Fitnah dan Tuduhan" disebutkan bagaimana Syiah menuduh Ahlus Sunnah.
Gambar Illustrasi; Emilia Renita, salah satu pembesar Syiah Rafidhah di Indonesia

Buku yang berjudul asli "The Uprising of Ashura and Responses to Doubts" ini menuliskan  diantara keyakinan Syiah adalah bahwa puasa sunnah Asyura yang dikerjakan oleh Ahlus Sunnah pada tanggal 10 Muharram hanyalah bagian dari perilaku pendukung Ziyad ketika membunuh cucu Nabi saw, Husain RA.


"Waspadalah! Ini adalah puasa yang mana tidak ada ayat Al Quran pernah diwahyukan untuk itu dan bukan merupakan suatu kode etik yang ditunaikan. Itu hanyalah cara perilaku bagi para pendukung setia Ziyad ketika mereka membunuh Husain bin Ali as. " demikian disebutkan dalam buku yang ditulis oleh Ali Asghar Ridwani pada halaman 296.

Buku Asyura dan Kebangkitan Imam Husain diterbitkan oleh penerbit Nur Al-Huda cetakan 1 Zulhijjah 1435/Oktober 2014.

Untuk lebih lengkapnya silahkan baca juga artikel berikut ini:  Penyimpangan Syiah dalam Buku "Asyura dan Kebangkitan Imam Husain". (albert/syiahindonesia.com)


0 komentar: