Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sehubungan dengan momentum berjalan kampanye di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, sarana dakwah sangat berperan penting untuk mengingatkan masyarakat dalam berhati-hati untuk memilih calon pemimpin.

Hal ini ditengarai dengan adanya upaya Syiah yang menyusup masuk ke ranah politik.

Pakar Hukum Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf mengatakan jika perpolitikan di Indonesia rentan disusupi oleh paham yang menyimpang, salah satu adalah syiah.

“Kita harus memastikan semua aktor-aktor politik kita baik itu Pilkada, Pilpres, dan Pileg harus memastikan mereka terbebas dari syiah itulah pentingnya kita berdakwah untuk memastikan terhadap umat bahwa mereka sadar dan berhati-hati dalam memilih pemimpin,” terangnya sebagaimana dilansir Jabarnews.com, (2/4/18). (albert/syiahindonesia.com)

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program Syiahindonesia.com.

Ke No. Rek. an. MASHUDI

Bank Mandiri:

9000009170961

Cantumkan kode unik pada nominal transfer dengan angka 234. Contoh donasi Rp. 1.000.000,-, maka jumlah yang ditransfer adalah Rp.1.000.234,-. Barokallahu fikum wa jazakumullah khairal jaza'

0 komentar: