Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan pihaknya tak percaya bakal terjadi perang di kawasan Timur Tengah karena Teheran tak ingin berkonflik. Selain itu  Zarif yakin tidak ada negara yang memiliki “ilusi bahwa mereka mampu menghadapi Iran.”

“Tidak akan terjadi perang karena kami tidak menginginkan perang dan tidak ada orang yang mempunyai ide atau ilusi bahwa mereka dapat menghadapi Iran di kawasan,” kata Zarif kepada IRNA sebelum menyudahi kunjungannya ke Beijing Sabtu 18 Mei 2019.

Ketegangan meningkat dalam beberapa hari belakangan seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa akan terjadi konflik antara Iran dan AS. Sebelumnya pekan ini Amerika Serikat menarik beberapa staf diplomatik dari Kedutaan Besar mereka di Baghdad setelah serangan akhir pekan terhadap empat tangker minyak di Teluk.

Bahrain telah memperingatkan para warga negaranya yang ada di Irak dan Iran  untuk segera keluar dari negara tersebut demi keselamatan mereka.

Kementerian Luar Negeri Bahrain sebagaimana dilaporkan kantor berita Bahrain BNA Sabtu 18 Mei 2019 telah ada “perkembangan berbahaya, keadaan regional yang tak stabil dan potensi ancaman di Irak dan Iran.”

Peringatan tersebut dikeluarkan di tengah-tengah peningkatan ketegangan antara Amerika dan Iran. Washington pada Rabu menarik para anggota staf dari kedutaan besarnya di Baghdad, ibu kota Irak, karena kekhawatiran ancaman dari Iran, negara tetangga Irak setelah serangan akhir pekan terhadap empat tanker minyak di Teluk. Milisi Syiah Irak bersekutu dengan Iran. Sebelumnya Exxon mengosongkan staf asingnya dari ladang minyak Irak. Jejaktapak.com

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: