Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - 1. Yahudi berkata “Kerajaan (kekuasaan) tidak sah kecuali dari keturunan Nabi Daud –‘alaihis salam-” Syi’ah Itsna ‘Asyriyah berkata “tidak sah kepemimpinan kecuali dari anak cucu ‘Ali Bin Abi Tholib –radhiallahu-.

2. Yahudi berkata, “Tidak ada jihad di jalan Allah sampai keluarnya Dajjal dan telah turun pedang. Syi’ah Itsna ‘Asyriyah berkata “tidak ada jihad di jalan Allah sampai keluar nya Imam Mahdi dan ada seruan orang yang menyeru dari langit.”

3. Yahudi mengakhirkan pelaksanaan sholat sampai bermunculan bintang-bintang. Begitu pula kaum Syi’ah Itsna ‘Asyariyah mengakhirkan sholat maghrib sampai bermunculan bintang-bintang.
Padahal Nabi – shalallahu alaihi was salam– bersabda:

«لَا تَزَالُ أُمَّتِي علَى الْفِطْرَةِ مَا لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ إِلَى أَنْ تَشْتَبِكَ النُّجُومُ»

“Umatku senantias di atas fithrah selama mereka tidak mengakhirkan shalat maghrib hingga bermunculan bintang-bintang”.

4. Yahudi mengubah-ubah/menyimpangkan Taurat, dan Syi’ah Itsna ‘Asyariyyah mengubah-ubah/menyimpangkan Al-Quran.

5. Yahudi tidak berpandangan adanya mengusap kedua khuf (semacam sepatu terbuat dari kulit), begitu pula kaum Syi’ah Itsna Asyariyyah.

6. Yahudi membenci Jibril –‘alaihissalam– dan mengatakan bahwa dia (Jibril) adalah musuh kami dari kalangan malaikat. begitu pula Syi’ah Itsna Asyariyyah mengatakan bahwa Jibril –‘alaihissalam– salah dalam menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad –alaihi shalatu was salam– (seharusnya wahyu tersebut kepada Ali –radhiallahu ‘anhu– pen-,)

Akan tetapi ada perbedaan antara kaum Syi’ah dengan Yahudi dan Nasrani :
Kaum Yahudi ditanya: “siapa yang orang terbaik dari agama kalian?”
Mereka mengatakan: “para shahabat Musa”.
Kaum Nasrani ditanya: “siapa yang orang terbaik dari agama kalian?”
Mereka menjawab: “para shahabat Isa”.
Kaum Syi’ah Itsna Asyariyyah ditanya: “siapa yang orang terburuk dari agama kalian?”
Mereka menjawab: “para shahabat Muhammad — shallallahu ‘alaihi wa sallam — “.
Sumber: Minhaj as-Sunnah an-Nabawiyah (1/10-11) karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah –rahimahullah–

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: