Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Sanaa – Koalisi Arab untuk mendukung legitimasi di Yaman, Jumat (02/11), mengklaim berhasil menghancurkan gudang rudal balistik pemberontak Syiah Hutsi di pangkalan udara Dailami di Sanaa. Penargetan itu bersamaan dengan operasi bombardir koalisi pimpinan Saudi itu terhadap target-target militer di ibukota.

Juru bicara resmi koalisi Arab, Kolonel Turki Al-Maliki, mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan serangan menargetkan lokasi-lokasi sah untuk menjadi sasaran di kompleks pangkalan udara Dailami. Serangan itu menghancurkan lokasi peluncuran dan penyimpanan rudal balistik, stasiun pengendali drone dan lokasi-lokasi dukungan militer di pangkalan Dailami di Sanaa.

Ia menjelaskan, target-target tersebut ditentukan berdasarkan operasi intelijen detail untuk memantau aktivitas milisi Hutsi. Operasi intelijen ini bertujuan menghancurkan dan melemahkan kemampuan Hutsi yang mengancam keamanan regional dan internasional.

Pangkalan Dailami merupakan basis militer besar pasukan bersenjata Yaman. Dailami berada tak jauh dari bandara internasional Sanaa. Setelah Hutsi merebut ibukota, pangkalan itu diambil alih untuk kepentingan pemberontak.

Al-Maliki sendiri dalam pernyataannya mengatakan bahwa serangan itu tidak mempengaruhi penerbangan pesawat bantuan dan PBB ke Sanaa. Ia menegaskan bahwa serangan ini dilakukan sesui prosedur undang-undang dan memperhatikan HAM.

Jet tempur Saudi-UEA, Jumat dini hari, berputar-putar di langit Sanaa. Sejumlah lokasi militer yang dikendalikan pemberontak Hutsi dirudal.

TV Al-Masirah, saluran TV Hutsi, mengatakan bahwa serangan itu terjadi 30 kali lebih. Serangan fokus terjadi di pangkalan udara Dailami.

Serangan lainnya terjadi di distrik Hamdan. TV tersebut mengatakan bahwa target mayoritas lokasi militer. Kiblat.net

0 komentar: