Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Idlib – Warga di wilayah yang sudah dibebaskan di Suriah utara mengutuk pernyataan Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura. Mereka menilai, keputusan-keputusan yang dikeluarkan oleh petugas PBB itu selalu menguntungkan rezim Assad.

De Mistura menawarkan bantuan untuk memastikan 4 juta warga sipil meninggalkan Idlib melalui koridor kemanusiaan di tengah kekhawatiran operasi militer besar di daerah tersebut. Ia ingin warga mengosongkan Idlib sebelum agresi Assad dan Rusia.

Kutukan itu disuarakan oleh puluhan ribu warga Suriah di sela-sela aksi turun ke jalan selepas Salat Jumat, kemarin. Aksi yang digelar serentak kurang lebih di 60 kota dan desa itu untuk bentuk mendukung pejuang Suriah dan menolak agresi Rusia.

“De Mistura menjual Aleppo dan membuka jalan ke Idlib,” kata massa di salah satu kota di Idlib dalam aksinya, seperti dilansir Zaman Wasl.

Mereka juga sangat kecewa dengan PBB. Pasalnya, rezim telah menggunakan sebanyak 216 kali senjata kimia dan saat ini terancam digunkan lagi di Idlib namun tak ada kecaman terhadap rezim Assad.

Warga menegaskan menolak tawaran de Mistura dan menyatakan siap mendukung pejuang menghadapi agresi. Sikap ini akan terus dipegang sampai rezim runtuh.

“Jangan mundur, jangan menyerah hingga rezim jatuh dan masih ada sisa-sisa zaitun. Kepada Negara penjamin, apakah kalian menjadi penjamin untuk membunuh kami?” kata massa dalam orasinya.

Aksi massa ini digelar setelah seruan ulama dan Dewan Lokal di Suriah utara. Seruan itu sendiri menyusul semakin dekatnya agresi militer ke Idlib. Kiblat.net

0 komentar: