Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sanaa. Juru bicara militer Hutsi Yaman, menyebut Abu Dhabi tidak dalam keadaan aman mulai saat ini. Menurutnya, ibu kota Uni Emirat Arab itu berada dalam jangkauan rudal-rudal Hutsi.

Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (02/06), ancaman itu disampaikan oleh Brigadir Jenderal Sharaf Ghalib Luqman. Ia juga menyeru para investor di Dubai dan Abu Dhabi untuk menanggapi serius ancamannya ini.

Menurutnya, eskalasi UEA di pantai barat Yaman akan dihadapi dengan eskalasi lebih kuat yang tak terduga oleh pasukannya.

Sebelumnya, militer UEA menyebut berhasil memulihkan beberapa basisnya di al-Hudaydah, dan tengah bersiap melakukan hal serupa di Hays dan Al Khawkhah.

Luqman melalui kantor berita milik Hutsi, ‘Saba’, juga membantah media Saudi dan UEA yang menyebut adanya ‘kemenangan’. Menurutnya, yang ada justru ‘kemenangan palsu’.

Lebih lanjut, Luqman juga berbicara tentang kesiapan pihaknya untuk merebut kembali sejumlah tempat. Ia menegaskan, daerah yang diduduki ‘kekuatan agresi’ tidak akan pernah aman, atau justru akan menjadi kuburan. (whc/dakwatua)

0 komentar: