Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Puluhan pemberontak Syi'ah Houtsi, dan setidaknya dua komandan, tewas dalam serangan udara yang dipimpin Saudi, media Riyadh melaporkan Sabtu (28/4/2018).

Televisi resmi Arab Saudi al-Ekhbariya mengatakan lebih dari 50 petempur Syi'ah Houtsi dan dua komandan senior mereka akan tewas di Sanaa pada Jum'at malam, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sementara televisi milik Saudi al-Arabiya menempatkan jumlah pejuang Houthi yang tewas pada angka 38, dan mengatakan serangan itu menargetkan sebuah gedung kementerian dalam negeri.

Pemberontak Syi'ah Houtsi mengkonfirmasi adanya sebuah serangan udara di Sanaa tetapi tidak mengatakan berapa banyak anggota mereka yang tewas.

Serangan itu terjadi beberapa jam sebelum pemakaman tokoh politik Syi'ah Houtsi Saleh al-Sammad, yang mati pekan lalu dalam serangan koalisi pimpinan-Saudi.

Pada tahun 2016, Arab Saudi menghadapi kritik luas setelah serangan udara di aula penuh sesak untuk pemakaman tokoh Syi'ah Houtsi terkemuka, menewaskan sekitar 150 pelayat Syi'ah Houtsi.

Serangan itu terjadi ketika Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan mendarat di Riyadh untuk berunding dengan para pemimpin Saudi mengenai konflik Yaman.

Konflik Yaman secara luas dilihat sebagai perang proksi antara titans regional Iran dan Arab Saudi.

Aliansi pimpinan Saudi memasuki Yaman pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.

Sementara Syi'ah Iran sendiri mendukung, mendanai dan mempersenjatai Syi'ah Houtsi dalam mencaplok wilayah Yaman yang mayoritas Sunni.

Setidaknya 10.000 orang tewas selama perang, sebagian besar warga sipil.Voa-islam.com

0 komentar: