Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Jakarta- Alumni Universitas di Suriah, Ustadz Irhamudin menegaskan bahwa presiden Suriah saat ini, Bashar Assad adalah pemimpin yang zalim. Ia juga menyebutkan, konflik di Suriah meruncing pada ahlu sunnah dan syiah.

“Kalau dia (Bashar Assad.red) disebut zalim, ya zalim. Dan di Suriah meruncing, antara syiah atau sunni. Kalau saya jelas, saya dengan sunni,” katanya dalam diskusi ‘Tujuh Tahun Konflik Suriah, Antara Realita dan Propaganda’ di Hotel Gren Alia, Jakarta Pusat pada Sabtu (07/04/2018).

“Dan kita memang pahami syiah nushairiyah sudah mengambil kepemimpinan sejak lama,” sambungnya.

Irham juga menegaskan bahwa memang ada kepentingan asing dalam konflik di Suriah. Namun, ia menekankan bahwa apapun kepentingannya, ahlusunnah yang diserang.

“Ada kepentingan, pasti. Masalahnya apapun kepentingnya, umat Islam yang dibantai. Dan ahlu sunnah,” tuturnya.

Meski demikian, ia meminta kepada umat Islam untuk tetap mengambil pelajaran dari konflik Suriah. Menurutnya, hikmah yang paling nampak adalah persatuan umat Islam untuk membantu.

“Mungkin kalau nggak ada konflik, kita nggak tau di mana itu Ghouta. Dan kita menjadi bersatu. Maka kita doakan semoga faksi-faksi di Suriah juga bersatu,” tukasnya. Kiblat.net

0 komentar: