Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Bagaimana bisa dikatakan ada titik dekat antara Islam dan Syiah?

– Seorang muslim menghormati sahabat yang mulia, Muawiyah radhiyallahu ‘anhu, sedangkan orang Syiah mencelanya, bahkan mengafirkannya.

– Bagaimana pula bisa disamakan antara Islam dengan Syiah? Padahal Islam mengajarkan penghormatan terhadap sahabat yang mulia, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, sedangkan Syiah mencercanya dengan segala penghinaan yang mendalam. Bahkan, mereka menyebut beliau munafik dan murtad.

– Islam mengajari umatnya untuk memuliakan Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha, sedangkan Syiah menuduhnya sebagai pelacur.

– Islam mengajari kita untuk memuliakan Abu Bakr ash-Shiddiq dan Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhuma, sementara Syiah mencaci maki dan mengafirkan keduanya, serta menggelari keduanya dengan gelar buruk, “dua berhala Quraisy”.

Padahal para sahabat yang dicerca oleh orang Syiah adalah orang-orang yang meriwayatkan hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam. Lantas, jika mereka bukan orang-orang terpercaya, bagaimana halnya dengan hadits-hadits yang diriwayatkan oleh mereka?

Ini sebuah tipu daya musuh Islam. Sungguh, orang-orang Syiah adalah musuh Islam dan kaum muslimin. Mereka menebarkan berbagai kerusakan ke dalam tubuh umat. Berbagai kerusakan itu mereka susupkan melalui beragam cara.

Artikel ini diambil dari makalah berjudul "Gerakan Menyusup Kaum Pendusta" oleh Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin, dipublikiasikan oleh Manhajul-anbiya.net.

0 komentar: