Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Suriah setuju untuk menyerahkan persenjataan senjata kimia pada tahun 2013. Dalam dua tahun terakhir, penyelidikan bersama oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia (Organization for the Prohibition of Chemical Weapons/OPCW) telah menemukan bahwa pemerintah Suriah menggunakan sarin dan juga beberapa kali menggunakan klorin sebagai senjata. Penyelidikan tersebut juga mengatakan Daesh telah menggunakan mustar belerang.

Pemerintah Jerman pada hari Senin meminta penyelidikan menyeluruh atas laporan tentang Suriah yang menggunakan senjata kimia di Idlib dan Ghouta timur.

“Jika dikonfirmasi bahwa pemerintah Suriah sekali lagi menggunakan senjata kimia, itu akan menjadi tindakan yang menjijikkan dan pelanggaran yang mengerikan terhadap moral dan hukum yang melarang penggunaan senjata kimia,” kata seorang pejabat kementerian luar negeri Jerman.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah Suriah telah berulang kali menggunakan klorin sebagai senjata, dan Washington juga khawatir tentang potensi penggunaan sarin.*/Abd Mustofa. Hidayatullah.com

0 komentar: