Breaking News
Loading...




Fakta Pemalsuan Syiah terhadap Kitab Imam Bayhaqi



Oleh Zulkarnain El-Madury


Bukan syiah bila tidak suka berdusta, bila tidak jujur dan bila tidak suka berbohong, karena dusta bagi Syiah sepertiga dari agama mereka. Kalau mereka tidak berdusta sehari, maka kafaratnya harus berdusta selamanya. Karena dusta juga termasuk kalam suci dalam cara taqiyah Syiah. Itu pula yang di tunjukkan tokoh atau pendeta Syiah terkenal, Wail an Ridhawy, mengacak-acak kitab Imam Bahayqy, merusak keaslian kitabnya dengan menyulap palsu kalimat al Mahdi.

Si Pendeta Syiah [ sebagai Allah melaknatnya ], menulis sebagai berikut, seolah yang menulis Imam Bayhaqy :


منهم العلامة الشيخ أبو بكر أحمد بن الحسين بن علي البيهقي النيسابوري الفقيه الشافعي المتوفي سنة 458 ه فإنه ذكر في كتابه شعب الإيمان وقال: اختلف الناس في أمر المهدي فتوقف جماعة وأحالوا العلم إلى عالمه واعتقدوا أنه واحد من أولاد فاطمة بنت رسول الله صلى الله عليه وسلم يخلقه الله متى شاء يبعثه نصرة لدينه وطائفة يقولون: إن المهدي الموعود ولد يوم الجمعة منتصف شعبان سنة خمس وخمسين ومائتين وهو الإمام الملقب بالحجة القائم المنتظر محمد بن الحسن العسكري وأنه دخل السرداب بسر من رأى وهو مختف عن أعين الناس, منتظر خروجه ويظهر ويملأ الأرض عدلا وقسطا كما ملئت جورا وظلما


“Diantara mereka (ulama ahlusnnah) adalah syaikh Abu Bakr Ahmad bin Al-Husain bin Ali Al-Baihaqi An-Naisaburi Al-Faqih Asy-Syafi’i yang wafat pada tahun 458 H. Sesungguhnya beliau menyebutkan dalam kitabnya ‘Syu’abul Iman’, beliau berkata: ‘Orang-orang berselisih dalam perkara Imam Mahdi. Maka sebuah jama’ah bertawaqquf dan menyerahkan ilmunya kepada yang mengetahuinya. Dan mereka meyalkini bahwasanta Mahdi adalah salah satu dari anak keturunan Fathimah bintu Rasulillah shallallallahu alaihi wa sallam yang Allah ciptakan kapan saja Dia kehendaki. Yang Allah bangkitkan untuk menelong agamaNya. Dan sebagian kelompok menyatakan: Sesungguhnya Mahdi yang dijanjikan lahir pada hari jum’at pertengahan sya’ban pada tahun 255 H. Dan beliau adalah Al-Imam yang diberi gelar dengan Al-Hujjah Al-Qa’im Al-Muntadzar Muhammad bin Al-Hasan Al-Askari. Dan bahwasanya beliau masuk ke dalam gua dan beliau tidak terlihat oleh mata orang-orang. Yang ditunggu-tunggu keluarnya beliau dan beliau akan muncul mengisi muka bumi dengan keadilaan sebagaimana muka bumi telah diisi dengan kedzaliman”.  (Al-Mahdi Al-Mau’ud Al-Muntadzar ‘Inda Ulamaa As-Sunnah Wa Al-Imamiyyah 1/182)

Ini Penipuan Syiah yang paling berbahaya terhadap umat Islam, sengaja melakukan aborsi terhadap Kitab Imam Bayhaqy, merubah maksud dan tujuan kitab sesuai yang dimaksud oleh Imam Bayhaqi. Kedustaan yang luar biasa yang dapat disebut kecurakan ilmiah. 

Jika sekedar membaca belaka, tanpa telaah mendalam terhadap kitab Imam Bayhaqi tersebut kita tidak akan menemukan tambahan yang dilakukan oleh si Pendeta tersebut. Padahal arogansi dalam kitab tersebut sangat mewarnai tulisan yang mengatasnamakan Imam bayhaqy.

0 komentar: