Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Persoalan keberadaan Syi’ah di Indonesia masih dipandang belum sebagai persoalan kepentingan Negara dalam mewaspadai masuk dan menguatnya ideologi transnasional Syi’ah Iran. Hal ini disebabkan lemahnya sistem Kewaspadaan Nasional serta sistem politik hukum yang belum ada mengatur tentang ekspansi ideologi transnasional. Begitupun sistem penegakan hukum (law enforcement) masih terasa belum memadai. Kondisi yang demikian tentu akan menimbulkan ketidakjelasan posisi Indonesia kelak ketika terjadi perang terbuka antara blok Saudi versus blok Iran. Apabila terjadi perang tersebut, dapat kita reduksi sebagai perang Sunni vs Syi’ah.

Jika demikian, maka akan berpengaruh terhadap manifest konflik di Indonesia antara Sunni dengan Syi’ah. Dalam kajian tentang konflik, dimaknai konflik dapat menghasilkan disintegrasi, suatu yang tentunya tidak kita inginkan. Konflik yang terbuka tidak menutup kemungkinan akan menyulut masuknya pihak ketiga, dalam hal ini Iran. Iran tentu tidak akan tinggal diam, pasti akan membela penganut Syi’ah, sebab Syi’ah di Indonesia adalah bagian dari Iran.

Sepintas, apa yang diramalkan oleh penulis sama dengan yang terjadi di Yaman saat ini. Argumentasinya adalah pola konflik dan kondisi yang dialami ada kesamaan, walapun tingkat eskalasinya berbeda. Namun, eskalasi konflik di Indonesia akan lebih tinggi, jika persoalan Syi’ah tidak terselesaikan.

Bagan di bawah ini mencoba untuk menggambarkan apa dan bagaimana kondisi akhir zaman yang akan terjadi dengan ditambah rekayasa serta propaganda Syi’ah. (kiblat)

0 comments: