Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, TEHERAN – Sejumlah petugas pemadam kebakaran dikhawatirkan tewas saat berupaya memadamkan gedung bertingkat 17 di ibukota Iran, Teheran.

Dikutip dari BBC, dua ratus petugas bekerja keras untuk memadamkan api di Gedung Plasco selama beberapa jam sebelum ambruk total dalam waktu beberapa detik saja.

Lebih dari 200 lainnya dilaporkan cedera dalam kebakaran ini.

Laporan-laporan terbaru menyebutkan sekitar 25 aparat pemadam kebakaran ikut terkubur di bawah puing-puing gedung.

Api dilaporkan mulai menyerbar pukul 08.00 pagi waktu setempat, Kamis kemarin (19/1/2017), sehingga masih belum banyak pemilik toko yang berada di dalam gedung.

Foto-foto awal memperlihatkan kobaran api dan asap mengepul dari lantai bagian atas gedung.

Para saksi mata mengatakan suasananya amat menakutkan, bahkan ketika gedung sudah ambruk total.

Selesai dibangun pada tahun 1962, Gedung Plasco pernah menjadi gedung tertinggi di Teheran, dengan berisi pusat pertokoan maupun ruang kerja industri pakaian.

Kepala Dinas Layanan Darurat, Pir-Hossein Kolivand, mengatakan kepada kantor berita resm Iran bahwa banyak petugas pemadam kebakaran yang dikhawatirkan tewas namun tidak memberi rincian.

Stasiun TV pemerintah, Press TV, mengutip seorang pejabat yang mengatakan sekitar 50 hingga 100 orang diyakini terperangkap di bawah reruntuhan gedung yang ambruk.

Juru bicara departemen pemadam kebakaran, Jalal Maleki, mengatakan Gedung Plasco menghadapi kekurangan peralatan pemadam kebakaran.

Pihak berwenang mengatakan sudah ada peringatan tentang lemahnya pengamanan dan keselamatan di gedung tersebut.

Polisi sudah menutup kawasan Jalan Jomhoori, lokasi gedung tersebut, yang terletak tidak jauh dari Kedutaan Besar Inggris dan Turki. (fq/islampos)

0 komentar: