Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sebuah bom truk pada hari Kamis (24/11/2016) menghancurkan sebuah pompa bensin dimana bus yang penuh sesak dengan pengikut agama Syiah yang baru kembali dari peringatan Arbaeen di kota Karbala Irak sedang parkir dan membunuh hampir 100 orang, kata beberapa pejabat keamanan, Al Arabiya News Channel melaporkan, Kamis.

Beberapa warga negara Iran – kontingen asing terbesar dalam ziarah Arbaeen yang berakhir pada hari Senin – termasuk di antara para korban, Operasi Komando Gabungan (the Joint Operations Command-JOC) mengatakan.

“Sedikitnya tujuh bus penuh peziarah berada di dalam stasiun bensin pada saat itu,” kata seorang letnan kolonel polisi kepada AFP.

Ledakan melanda desa Shomali, 120 kilometer (75 mil) sebelah tenggara ibukota Baghdad dan sekitar 80 kilometer (50 mil) dari Karbala.

“Bus tersebut sarat dengan peziarah Syiah dari Iran, Bahrain dan Irak. Ambulans dan pertahanan sipil sedang dalam perjalanan menuju lokasi,”kata seorang sumber intelijen polisi kepada AFP.

Seorang warga Shomali mengatakan stasiun bensin tersebut berada di jalan tol utama antara Baghdad dan kota pelabuhan selatan Basra.

“Ada warga Iran tetapi juga banyak orang dari Basra dan Nasiriyah,” kata Mousa Omran kepada AFP, menyebut kota selatan lainnya.

Sekitar 17 hingga 20 juta orang mengunjungi Karbala, tempat makam Imam Hussein, untuk melaksanakan Arbaeen, yang merupakan salah satu acara keagamaan terbesar bagi sekte Syiah di dunia.

Sejumlah besar peziarah terlihat berjalan jauh untuk mencapai Karbala dalam tahap akhir ritual yang berlangsung beberapa hari.

Menurut pemerintah Irak, sekitar tiga juta warga Iran termasuk di antara pengunjung tahun ini. Banyak dari mereka tinggal beberapa hari lagi untuk mengunjungi kota kuil Syiah tersebut.

Kelompok Islamic State (IS) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, Aljazeera. (jurnalislam)
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

0 comments: