Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sebanyak empat bus berisi penganut ajaran Syiah dari beberapa daerah memenuhi aula Balai Sudirman, Jakarta Selatan, (12/10/16).

Kedatangan penganut ajaran majusi ini dalam rangka memperingati hari kematian cucu Rasulullah saw, Husain ra, atau yang dikenal dengan sebutan hari Asyura.

Umat Islam sekitar Jakarta tak tinggal diam dengan ritual sesat yang Syiah agendakan itu. Sejumlah Umat Islam yang tergabung dari berbagai Ormas Islam memenuhi pintu gerbang Balai Sudirman guna demo penolakan ritual sesat Asyura.

Salah seorang orator demo, Ustadz Abu Jibril, menghimbau kepada Umat Islam untuk berdzikir sembari Syiah mau keluar dan bergegas memberhentikan ritual sesat itu. Kalimat "Labaika ya Allah" mengiringi dzikir seluruh muslim yang hadir pada waktu itu.

Namun seakan menantang, dzikir itu dibalas oleh Syiah dengan beramai-ramai meneriakan "Labaika ya Husain" dari balik pintu gerbang Balai Sudirman. Kericuhanpun hampir terjadi. Beruntung polisi bisa mengkondisikan.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Abu Jibril mengatakan bahwa Syiah sangatlah berbahaya bagi NKRI. Ketua MMI ini memberikan contoh bagaimana negara di Timur tengah porak poranda karena keberadaan Syiah.

"Tujuan Syiah adalah untuk menginvansi negara. Kalau sudah kuat akan dijadikan negara Syiah seperti negara Iran." jelasnya.

Aksi demo oleh ratusan umat islam itu dimulai pada pukul 10.00 pagi dan berakhir pada pukul 17.30 sore. (nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: