Breaking News
Loading...

Emilia Renita (kiri), pemeluk agama syiah rafidhah di Indonesia
Syiahindonesia.com - Barangkali sampai sekarang ada yang mengatakan bahwa Syiah bagian dari islam karena perbedaan aqidah antara Syiah dan Ahlus Sunnah adalah dalam permasalahan tafdhil Ali 'ala shahabah al jallil (pengutamaan Ali atas ketiga sahabat Nabi, Abu bakar, Umar dan Utsman).

Namun kalau kita menengok sejatinya Syiah dalam buku-buku mereka. Kultus Syiah terhadap Ali sangatlah berlebih, hingga pada taraf membenci bahkan mengkafirkan para sahabat al jalil.

Berikut kami kutip bagaimana aqidah syiah rafidhah yang sebenarnya dalam buku Biharul Anwar karya Al Majlisi, seorang ulama Syiah:

 كنت معه عليه السلام في بعض خلواته فقلت: إن لي عليك حقا ألا تخبرني عن هذين الرجلين: عن أبي بكر وعمر؟ فقال: كافران كافر من أحبهما
بحار الأنوار - العلامة المجلسي - ج ٦٩ - الصفحة ١٣٧
بحار الأنوار - العلامة المجلسي - ج ٦٩ - الصفحة ١٣٨

Aku pernah bersamanya ‘alaihi Salam pada sebagian waktu menyendirinya dengan bertanya, “Sesungguhnya aku memiliki hak yang harus engkau tunaikan, maka khabarkanlah kepadaku mengenai 2 orang ini, yakni mengenai Abu Bakar dan ‘Umar?” Lantas ia menjawab, “Mereka berdua adalah orang kafir dan kafir juga orang yang mencintai mereka berdua.”
[Bihar al-Anwar 69/137-138, al-Majlisi Pendeta Syiah Rafidhah]

[shiaonlinelibrary.com/الكتب/1500_بحار-الأنوار-العلامة-المجلسي-ج-٦٩/الصفحة_0?pageno=137#top]
[shiaonlinelibrary.com/الكتب/1500_بحار-الأنوار-العلامة-المجلسي-ج-٦٩/الصفحة_139#top]

(nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: