Breaking News
Loading...

Illustrasi
Syiahindonesia.com - Jet tempur Suriah menggempur daerah Shalat Leiramon dan sekitar kota Kafr Hamrah di pedesan Aleppo. Serangan pada malam hari itu juga menargetkan pusat kota Aleppo.

Tidak cukup tiga daerah itu, desa dan kota-kota yang dikontrol pejuang Suriah di Aleppo juga mengalami hal serupa. Situasi sangat mencekam dan banyak warga ketakutan.

Serangan itu menyebabkan kota Aleppo hancur. Puluhan keluarga pagi-pagi buta meninggalkan rumah menuju daerah aman. Biasanya mereka menuju perbatasan Turki-Aleppo.

Menanggapi penderitaan yang dialami Muslim Sunni di Aleppo, mantan Dokter UGD Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram mengatakan bahwa tidak ada persatuan antara Ahlus Sunnah dan Syiah. Ia beranggapan bahwa sejarah kelam Syiah nyatakan betapa Syiah banyak membantai kaum muslimin.

"Tidak ada persatuan sunni-syiah, sejarah berbicara syiah sudah terlalu banyak membantai kaum muslimin," tulis akun twitter dr. Raehan Al Bahraen dalam tweetnya (2/5/16).

Pemilik situs muslimafiyah.com ini adalah dosen Fakultas Kedokteran Unviersitas Mataram yang aktif di forum Kajian Mahasiswa dan Pelajar Anshorusunnah Mataram. (nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: