Breaking News
Loading...

Jenazah ditemukan dalam kondisi masih mengenakan jaket pelampung. (Foto: DHA via AP)
Syiahindonesia.com - Pihak berwenang Turki menyita lebih dari 1.000 jaket pelampung palsu yang dibuat untuk para pengungsi menyeberangi Laut Aegea menuju Yunani.

Polisi menggerebek gudang kerja yang terletak di kota pelabuhan Izmir, lansir BBC (7/1/2016).

Bukannya diisi dengan bahan yang bisa mengapung, ternyata jaket-jaket pelampung tersebut hanya diisi dengan kotak-kotak kemasan.

Para pekerja mengaku tidak tahu menahu dan mengatakan hanya menjahit bahan-bahan yang mereka dapatkan.

Penggerebekan tersebut dilakukan sehari setelah petugas pantai Turki menemukan 34 jenazah pada Selasa (5/1) yang sebagian besar masih mengenakan jaket pelampung.

Banyak pengungsi yang membeli jaket pelampung murah untuk melakukan perjalanan berbahaya, menyeberangi lautan dengan perahu seadanya yang penuh muatan, namun ternyata jaket pelampung yang menjadi satu-satunya harapan tersebut tidak bisa menyelamatkan mereka.

Turki menjadi transit bagi para pengungsi Suriah untuk mencapai Eropa. Hingga saat ini, Turki telah menampung 2,2 juta pengungsi yang melarikan diri akibat perang. (arrahmah.com)

0 comments: