Breaking News
Loading...

Dedi Mulyani, Bupati kota Purwakarta
Syiahindonesia.com - Agaknya keputusan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, bertolak belakang dengan beberapa kota yang sudah bertindak tegas terkait Aliran Syiah, seperti Bandung dan Bogor.

Menyoal Deklarasi Anti Syiah di Purwakarta, Pemkot setempat justru memberikan jaminan kemanan terhadap pengikut aliran Syiah. Hal ini selaras dengan pernyataan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyani.

Dedi, mengatakan, dengan adanya surat tersebut pihaknya mengeluarkan surat edaran bahwa Pemkab Purwakarta bersama TNI dan Polri menjamin seluruh warga Purwakarta untuk dapat melaksanakan peribadatan sesuai agama dan keyakinanya masing-masing, selama kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan ketertiban, sebagaimana dilansir elshinta.com (13/11/2015).

Bahkan Dedi menolak untuk menghadiri undangan ANNAS 15 November mendatang, meski secara resmi Aliansi Anti Syiah Nasional mengundang Bupati Purwkarta untuk hadir dalam acara tersebut.

Keputusan yang diambil oleh Dedi ini mengidentikasikan bahwa Pemkot Purwakarta menginginkan aliran Syiah tetap eksis, dan membiarkannya berkembang di Indonesia.

Lebih dari itu, Dedi mengatakan, sebelum surat edaran dikeluarkan, pihaknya telah berkirim surat terhadap Presiden Joko Widodo atas kolom agama pada KTP untuk tidak dikosongkan apabila tidak termasuk salah satu agama dari 5 agama yang diakui oleh pemerintah. (nisyi/syiahindoesi.com)

0 comments: