Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Syiah Rafidhoh menganggap bahwa semua shahabat Nabi adalah kafir kecuali 12 shahabat, sebagian mengatakan 5 shahabat, sebagian lagi menyebutkan 3 shahabat.

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al Kulainy dari Abu Ja’far, bahwasannya manusia di zaman Nabi tidak memiliki hubungan keimanan kecuali 3 shahabat saja yaitu: al Miqdad bin al Aswad, Salman al Farisy, dan Abu Dzar al Ghifari. [Roudhoh al Kafy, 8/246].

Dalam sumber lain disebutkan ada 10 shahabat, 3 shahabat di atas ditambah dengan Ammar bin Yasir, Abul Haitsam bin al Haitsam, Sahl bin As Shomit, Abu Ayyub al Anshory, Zaid bin Tsabit, dan Abu Said al Khudry. [Irsyad al Mufid, hal.9 dan Haqul Yakin karya Abdullah Asy Syubl, hal. 215].

Padahal dari sebuah hadits disebutkan bahwa:

Dari Ibnu Mas’ud, dari Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah masaku, kemudian masa setelahnya, kemudian masa setelahnya,” (HR. Ibnu Mas’ud/ Bukhari – Muslim).

Berdasarkan hadits di atas dapat disimpulkan:

1. Para shahabat Nabi adalah sebaik-baik umat Nabi.
2. Tabi’in (pengikut shahabat) umat terbaik setelah shahabat Nabi.
3. Tabi’it tabi’in (pengikut tabi’in) adalah umat terbaik setelah pengikut shahabat Nabi dan begitu seterusnya.

Namun Rafidhoh mengatakan bahwa sejelek-jelek umat Rasulullah SAW adalah para shahabat. Mereka mengafirkan hampir seluruh para shahabat, oleh karena itu berkata Imam Asy Sya’by:

Yahudi dan Nasrani lebih unggul (dibandingkan Rafidhoh) dalam 1 segi. Jika dikatakan pada Yahudi, siapa yang terbaik dari pengikut agama kalian? Mereka menjawab, “Shahabat Musa!” Dan jika dikatakan kepada kaum Nasrani, siapakah orang yang terbaik di antara umat kalian? Mereka menjawab “(Mereka adalah) Hawari Isa!” Dan jika dikatakan pada Rafidhoh, siapakah yang paling jelek di antara umat kalian? Mereka menjawab “Shahabat Nabi.” (Al Minhaj, 1/18).

Sumber: Bahaya Syiah Rofidhoh bagi Dunia Islam/ Karya Ust Abu Hazim Muhsin bin Muhammad Bashori/ Penerbit: Maktabah Daarul Atsar

0 comments: