Sebuah video lama bocor menunjukkan mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad sedang berkendara si sekitaran Ghouta yang dihancurkan oleh rezimnya sendiri. Dalam video dengan jelas ia mengolok-olok warga Ghouta Suriah dan masjid.
“Mereka tidak punya uang, tetapi mereka membelanjakannya (ket: membangun masjid) untuk membeli marmer seperti pada zaman Firaun ketika mereka membangun piramida sebagai bentuk ibadah,” ujar Assad dalam video, dikutip dari Al Arabiya (6/12/2025).
Dalam video tersebut, , Luna al-Shibl kemudian bertanya kepada mantan presiden tersebut: “Kita akan meninggalkan Ghouta, apa yang akan kita katakan?” Assad menanggapinya dengan tertawa dan berkata: “Persetan dengan Ghouta.”
Pada bulan Juni 2018, penyelidik PBB mengatakan pasukan yang setia kepada pemerintah Suriah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk sengaja membuat warga sipil kelaparan, selama pengepungan Ghouta Timur selama lima tahun, di pinggiran ibu kota.
Meskipun tanggal video tersebut tidak jelas, salah satu video menunjukkan bahwa video tersebut kemungkinan besar direkam tak lama setelah Damaskus kembali menguasai Ghouta pada April 2018. Video tersebut memperlihatkan al-Assad menyapa dan memberi selamat kepada tentara, sementara beberapa tentara mencium tangannya dan berkata, “Semoga Allah melindungimu.”
Al-Shibl tampak mengejek para tentara, mengatakan kepada al-Assad: “Semua orang akhirnya mencium tangan.”
Al-Assad dan al-Shibl juga mengolok-olok Brigadir Jenderal Suheil al-Hassan.
Dijuluki “Sang Harimau”, al-Hassan memimpin pasukan khusus negara itu dan sering digambarkan sebagai “prajurit favorit” al-Assad.
Ia bertanggung jawab atas kemajuan militer penting yang dicapai pemerintah Suriah pada tahun 2015.
Dalam salah satu video yang bocor, al-Shibl bertanya kepada al-Assad apakah ia melihat foto-foto al-Hassan di Gunung Qasioun dan memanggilnya “harimau Qasioun”.
“Dia memotret — dan dia ditemani pengawal Rusia. Pemandangan yang kurang menyenangkan… Berdiri di puncak Gunung Qasioun, ‘Harimau Qasioun.’ Kita bahkan belum selesai dengan ‘Singa Diplomasi’,” kata al-Shibl.
Al-Assad tertawa dan memberi tahu al-Shibl bahwa jika dia ingin mengganti namanya, “dia harus mencari hewan baru,” yang dijawab al-Shibl: “Merekalah hewannya.”
Dalam video lain yang bocor, al-Shibl membanggakan kemampuan militer Suriah dan meremehkan taktik jalanan Hizbullah Lebanon yang mengirimkan ribuan pejuang untuk mendukung al-Assad dan pasukannya pada awal pemberontakan di Suriah pada tahun 2011.
“Kami juga memiliki rudal. Tentara Suriah telah belajar dan memperoleh keahlian yang kini dapat diajarkan kepada tentara lain. Rusia telah mengatakan hal ini. Awalnya, Hizbullah biasa berkata, ‘Kami adalah ahli perang jalanan; kami bisa melakukannya.’ Tapi sekarang mereka diam, kami tidak lagi mendengar suara mereka,” ujarnya.
Al-Shibl, yang meninggal pada Juli 2024 setelah terluka dalam kecelakaan mobil, juga bertanya kepada al-Assad bagaimana perasaannya ketika melihat poster-posternya di jalanan Suriah.
“Sejujurnya, saya tidak merasakan apa-apa… mata saya tidak melihatnya, begitu pula pikiran saya,” kata al-Assad.
Pada 8 Desember, Suriah memperingati satu tahun sejak serangan kilat menggulingkan al-Assad.
Setelah penggulingannya, al-Assad melarikan diri ke Rusia, setelah 13 tahun perang saudara dan lebih dari 50 tahun pemerintahan brutal keluarganya. (hanoum/arrahmah.id)
************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!
0 komentar: