Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas dan 33 lainnya luka-luka dalam serangkaian gempuran pasukan darat Suriah ke kota-kota dan desa-desa di zona demiliterisasi di Idlib pada Kamis (04/04/2019).

Petugas Pertahanan Sipil (White Helmets) di Idlib mengatakan bahwa pasukan rezim menembakkan sejumlah roket ke pasar di kota Kafr Nabl di pedesaan Idlib. Akibatnya, tujuh sipil tewas, dua di antaranya wanita dan anak-anak. Sementara 31 lainnya luka-luka dengan berbagai kondisi.

Menurut Pertahanan Sipil, jumlah korban tewas kemungkinan meningkat. Banyak korban dalam kondisi kritis yang mendapat perawatan intensif di fasilatas-fasilitas medis yang tersebar di Idlib.

Gempuran ini terjadi bertepatan dengan penerbangan pesawat pengintai di atas pasar. Warga pun ketakutan dan menutup kios mereka.

Militer Suriah juga menargetkan lingkungan perumahan di kota Ma’arat al-Nu’man di desa Idlib, dan melukai dua warga sipil.

Serangan lainnya terjadi di daerah pemukiman di lingkungan utara kota Sarqeb, sebelah timur Idlib, dan menembaki daerah-daerah di kota Khan al-Sabeel.

Pelanggaran kesepakatan ini tetap berlangsung meskipun tentara Turki melakukan patroli di sekitar Idlib untuk memantau implementasi perjanjian Rusia-Turki tentang pembentukan zona demiliterisasi di sekitar Idlib.

Pada 17 September tahun lalu di kota Rusia Sochi, presiden Turki dan Rusia Recep Tayyip Erdogan dan Vladimir Putin mencapai kesepakatan untuk membangun zona demiliterisasi dan gencatan senjata di Idlib. Kiblat.net

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: