Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Korban tewas akibat aksi bom bunuh diri di pasar buah Kota Quetta, Provinsi Balochistan, Pakistan, Jumat (12/4/2019), bertambah menjadi 20 orang dan 48 lainnya luka.

Salah satu faksi Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Pelaku diduga kuat mengincar kelompok etnis Syiah Hazara.

Kepala kepolisian Balchistan Mohsin Bott mengatakan, dari total korban tewas, delapan di antaranya merupakan etnis Syiah Hazara.

Disebutkan, faksi itu bekerja sama dengan Lashkar e-Jhangvi (LeJ), kelompok yang berada di balik serangan berdarah menyasar kelompok Syiah di Pakistan. Namun LeJ belum mengonformasi keterlibatan mereka.

Menteri dalam negeri Balochistan Zia Ullah mengonfirmasi bahwa serangan ini merupakan aksi bom bunuh diri, bukan diledakkan dari jarak jauh seperti diduga sebelumnya. Menurut dia, dua dari korban tewas merupakan anak-anak.

Saksi mata, Irfan Khan, mengatakan, bom diledakkan dekat lokasi di mana beberapa produk buah baru diturunkan untuk didistribusikan ke pedagang pasar.

"Saya baru mengisi truk kecil dan mendengar ledakan keras. Saya bisa merasakan tanah yang saya pijak berguncang dan saya terjatuh," kata Irfan, dikutip dari AFP.

Dia menambahkan, lokasi dipenuhi asap hitam hingga tak bisa melihat siapa-siapa.

"Saya mendengar orang-orang berteriak minta tolong dan saya juga minta tolong," katanya.

Balochistan merupakan provinsi di Pakistan yang berbatasan langsung dengan Afghanistan dan Iran. Provinsi ini punya luas paling besar namun termiskin di Pakistan. Kondisi keamanan di sana juga jauh dari stabil akibat pemberontakan etnis, sektarian, dan separatis.

Sementara itu populasi etnis Syiah Hazara mencapai 500.000 dari total 2,3 juta penduduk kota. Inews.id

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: