Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Pasca pelantikan Bupati Sampang H.Slamet Junaidi beberapa waktu lalu, tugas berat telah menanti. Diantaranya mengatasi bencana banjir tahunan yang tak kunjung tuntas dan yang paling berat menyelesaikan konflik Syiah. Karena sampai saat ini ratusan warga Sampang yang notabene syiah masih berada di pengungsian.

“Yang ada di pengungsian sekarang ini merupakan warga Sampang, tentunya kami akan melakukan koordinasi mulai dari pemuda, tokoh agama semuanya akan kami ajak koordinasi,” terang Bupati Sampang, H Slamet Junaidi yang akrab disapa H.Idi usai Silaturahmi dengan pimpinan OPD (orgnisasi perangkat daerah) di Pendopo Sampang kemarin.

Tak hanya itu, Bupati Sampang yang juga mantan anggota DPR-RI dari Partai NasDem ini mengaku mempunyai program 100 hari kerja dalam memimpin Sampang, salah satunya adanya peningkatkan kesejahteraan para guru ngaji. “Ya kita harus optimistis tidak boleh pesimis. Kalau pesimis ya gak usah kerja,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, konflik Syiah Sampang pecah sekitar pertengahan 2012, kala itu puluhan rumah warga Syiah di Desa Blu’uran dan Desa Karang Gayam dibakar. Kemudian mereka (Syiah) diamankan di GOR Wijaya Kusuma. Selang beberapa bulan kemudian dipindah ke Rusun Jemundo, Sidorajo hingga saat ini belum bisa balik ke Sampang. Beritajatim.com

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: