Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sebenarnya, kedatangan pengungsi Syi’ah Hazara dari Pakistan dan Iran (beritanya mereka berasal dari Afghanistan) di bumi pertiwi, tidak terlepas dari agenda  besar rezim Syi’ah Iran. Agenda tersebut tertuang dalam dokumen misi rahasia jangka panjang yang dikenal dengan al-Khittah al-Khamsiniah (misi 50 tahun). Agenda ini dibagi kepada lima tahap, setiap tahap dijalankan dalam tempo sepuluh tahun. Untuk lebih detailnya, silakan baca terjemahannya dengan judul “Dokumen Rahasia Agama Syi’ah Imamiah”. (Lihat daftar referensi). Jika dilihat dari target wilayah transmigran Syi’ah Hazara di Indonesia, seperti Balikpapan, Riau, Bogor, dll. kita tidak meragukan lagi adanya benang halus yang menghubungkan mereka dengan misi Syi’ah internasional.

Belum genap setahun berada di Indonesia, para pengungsi Syi’ah Hazara dari Pakistan dan Iran ini sudah membuat resah rakyat Indonesia, khususnya daerah tempat mereka ditampung. Banyak kejanggalan yang meliputi kedatangan mereka, berbagai kasus pun sudah mulai mencuat ke permukaan. Sempat menjadi isu -tak resmi- tingkat nasional, berita tentang para pengungsi ini –sengaja atau tidak- kemudian ditutupi dengan berita kenaikan BBM.

Peran besar rezim Iran dalam menancapkan hegemoninya di Timur Tengah harus mulai menjadi perhatian pemerintah Indonesia, para politikus, aktivis, dan ulama. Dengan bantuan militer, politik, dana, dan logistiknya, Iran telah berhasil menancapkan hegemoninya di Libanon, Afganistan, Irak, Bahrain dan Kuwait. Iran juga cukup berhasil mempertahankan rezim Syi’ah Nushairiah di Suria, dan mengantarkan Syi’ah Houthi ke pusat istana pemerintahan Yaman. Semua ini adalah fakta dan realitas, tetapi masih banyak kaum muslimin yang menutup mata.

Berasal dari Mongolia, penganut Syi’ah Hazara kini telah mendarat di Indonesia, sederet catatan hitam sejarah menghiasi perjalanan hidup etnis ini, yang sampai sekarang menjadi dilema di setiap negara tempat mereka berada. Syi’ah Imamiah 12, apapun etnisnya, misi mereka tetap sama, karena semuanya adalah gerbong-gerbong yang digerakkan oleh lokomotif yang sama.

Pesan Singkat

Penulis hanya dapat menyampaikan pesan singkat kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia, khusunya kaum muslimin: “Indonesia adalah tanah tumpah darah kita, maka kita semua bertanggung jawab mempertahankan dan membelanya dari invasi semua musuh bangsa dan agama. Ahlus sunnah Indonesia harus menyatukan visi dan misi menghadapi musuh bersama, sembari mencari solusi internal terhadap perbedaan yang ada. Tanpa persatuan, kita akan kehilangan kekuatan, dan tidak mustahil nantinya akan kehilangan kewarganegaraan.”

Referensi:

Situs Ahlus Sunnah:
http://www.sunni-news.net/ar/articles.aspx?article_no=2077
http://www.dd-sunnah.net/records/view/action/view/id/2726/
Wikipedia:
http://en.wikipedia.org/wiki/Hazara_people
http://en.wikipedia.org/wiki/Qizilbash
Tentara Bayaran Syi’ah Hazara ke Suria:
http://www.wsj.com/articles/SB10001424052702304908304579564161508613846

Migrasi Syi’ah ke Australia: http://www.vetogate.com/117552
Dokumen rahasia agama Syiah Imamiah: http://muslim.or.id/manhaj/dokumen-rahasia-agama-syiah-imamiyah.html.
Sepak terjang pengungsi Syi’ah Hazara di Indonesia:
http://www.nahimunkar.com/ada-negara-besar-dengan-kepentingan-besar-di-balik-kedatangan-imigran-syiah/
http://www.arrahmah.com/news/2014/12/21/inilah-kejanggalan-kejanggalan-imigran-syiah-di-balikpapan.html
http://www.salam-online.com/2014/12/mui-kab-bogor-imigran-syiah-suburkan-praktik-pelacuran-3.html
http://www.riaunews.com/spot/?p=7479

Markazinayah.com


************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: