Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Lebih dari 200 polisi Prancis menggerebek markas organisasi dan pemimpin Syiah, Pusat Zahra Prancis, di utara negara tersebut. Penggerebekan dilakukan karena organisasi itu diduga mendukung terorisme.

Aparat keamanan Prancis menyebut operasi pada Selasa (2/10) di Pusat Zahra Prancis di wilayah Dunkrik merupakann bagian dari prosedur pencegahan terorisme.

Dalam operasi tersebut 11 orang ditahan. Aset keuangan organisasi yang dipimpin oleh pria anti-zionis dan terkait dengan Iran Yahia Gouasmi juga dibekukan.

"Kepolisian melakukan pemantauan aktivitas Pusat Zahra karena pemimpin mereka mendukung beberapa organisasi teroris dan gerakan serupa," sebut keterangan Kepolisian Prancis seperti dikutip dari AFP, Kamis (2/10).

Hingga kini belum bisa dipastikan apakah penangkapan itu terkait dengan rencana serangan terhadap kelompok penentang Pemerintah Iran yang melakukan pertemuan di Prancis pada Juni lalu atau tidak.
Sampai saat ini, Pemerintah Prancis belum memberikan keterangan lanjutan soal penyergapan di dekat Dunkrik.

Organisasi Syiah Zahra terbentuk di Prancis sejak 2009 lalu. Di websitenya, organisasi itu bertujuan untuk menyampaikan pesan Islam melalui mata Nabi dan keluarganya. Kumparan.com

************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

0 komentar: