Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Dalam buku Syiah berbahasa Indonesia berjudul "Asyura dan Kebangkitan Imam Husain: Menjawab Fitnah dan Tuduhan" disebutkan bagaimana Syiah mencela dan mencaci maki Sahabat Nabi saw.

Buku yang berjudul asli "The Uprising of Ashura and Responses to Doubts" ini menuliskan sebuah riwayat syiah tentang keburukan Muawiyah.

"Setelah merebut pemerintahan dan memegang kendali kekhalifahan, Muawiyah menulis perintah kepada semua pejabat dan pegawainya bahwa dia tidak berkewajiban untuk memberikan perlindungan atau keamanan kepada siapa saja yang meriwayatkan salah satu kebajikan Abu Turab (Imam Ali) atau hadits-hadits yang menguntungkan anggota keluarganya. Muawiyah memerintahkan bahwa darah dan harta orang tersebut harus diambil dengan tetap mendapat hukuman. Pemerintah mengangkat para juru biacara yang mulai menjauhkan diri dari Ali, mengutuk dan berbicara buruk tentang keluarganya di setiap masyarakat dan dari setiap mimbar." demikian disebutkan dalam buku yang ditulis oleh Ali Asghar Ridwani pada halaman 94.
Cuplikan isi buku Syiah Asyura dan Kebangkitan Imam Husain: Menjawab Fitnah dan Tuduhan

Buku Asyura dan Kebangkitan Imam Husain diterbitkan oleh penerbit Nur Al-Huda cetakan 1 Zulhijjah 1435/Oktober 2014.

Untuk lebih lengkapnya silahkan baca juga artikel berikut ini:  Penyimpangan Syiah dalam Buku "Asyura dan Kebangkitan Imam Husain". (albert/syiahindonesia.com)


0 komentar: