Slide

Syiah Indonesia

Events

Data & Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokumen Rahasia

Syubhat dan Bantahan

102 Pengurus Aliansi Nasional Anti Syiah Sukabumi akan Dikukuhkan

Beberapa da'i yang tergabung dalam ANNAS
Syiahindonesia.com -  Masih dalam bulan Maret ini, setelah gelaran Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Balikpapan (8/3/2015) dan Tasikmalaya (22/3/2015), menyusul gelaran yang sama akan digelar di Sukabumi Jawa Barat.

Deklarasi dan Pengukuhan 102 Anggota Pengurus ANNAS Wilayah Jawa Barat Daerah Kabupaten Sukabumi, akan dilaksanakan pada:

Hari / Tanggal    : Selasa, 31 Maret 2015.

Waktu               : Pukul 08.00-12.00 WIB.

Tempat       : Masjid Raudhatul Irfan Cibolang, Jalur Lingkar Selatan Sukabumi Jabar.

Sebelum acara pengukuhan pengurus, beberapa orator akan menyampaikan orasinya, dari Sukabumi di antaranya:

1. K.H. Abdullah Muhtar (Pontren Anidhom);

2. K.H. Mudrikah Hanafi (Suriah NU / Pontren Siqoyaturohman);

3. K.H. Fatulah Mansyur (Pontren Ibadurohman);

4. K.H. Azis Masthuro (Pontren Almasturiyah);

5. K.H. Zezen Zabazul A. (Ketua Umum MUI Kab. Sukabumi / Pontren Azzainiyah),

dan dari Bandung di antaranya; Rizal Fadillah, SH (Dewan Pakar ANNAS Pusat) & K.H. Athian Ali M. Da’i, Lc. MA (Ketua ANNAS Pusat).

Usai pengukuhan pengurus akan dilaksanakan penandatanganan Berita Acara yang ditandatangani oleh Ketua ANNAS Pusat dan Pengurus ANNAS Wilayah Jawa Barat Daerah Kabupaten Sukabumi yang diwakili Ketua Dewan Syuro, Ketua Dewan Pakar & Ketua ANNAS Sukabumi.

Panitia mengundang kaum Muslimin untuk menghadirinya. (syahid/voa-islam.com/syiahindonesia.com)

Syiah Yaman Diserang, Alwi Shihab Sindir Saudi

Kenapa seorang Alwi Shihab terusik dan sentil Saudi yang memimpin Koalisi Negara Teluk untuk menumpas pemberontak Syiah Houthi?

Mantan Menteri Luar Negeri era Presiden Abdurrahman Wahid, Alwi Shihab turut memberikan komentar terkait keikutsertaan Arab Saudi dalam mencampuri urusan perang saudara yang terjadi di negara Yaman.

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi menjadi 'panglima' dalam koalisi yang melibatkan aliansi negara-negara Arab yang membantu pemerintahan Yaman dari pemberontak Syiah Huthi yang saat ini mengambilalih pemerintahan.

Dengan tindakan Arab Saudi yang ikut menyerang Yaman ini, Alwi berkesimpulan tak ada teman dan musuh yang abadi di dalam dunia politik. Sebab selama ini, nyatanya Arab Saudi adalah negara yang intens bekerja sama dengan Yaman. Justru dalam perpolitikan, apalagi perpolitikan internasional, yang ada kata Alwi adalah kepentingan yang abadi.

"Bertahun kerja Saudi membantu Yaman, hari ini Yaman di serang Saudi. Benar ungkapan 'tiada teman dan musuh abadi dalam politik, yang ada kepentingan abadi," kata Alwi melalui kicauan di akun twitter pribadinya @ShihabAlwi, Sabtu (28/3).

Yaman saat ini sedang terjebak dalam situasi perebutan kekuasaan antara pihak pemerintahan yang baru saja digulingkan Abd-Rabbu Mansour Hadi dengan pihak pemerintah yang menguasai secara de facto oleh gerilyawan Syiah Houthi.

Operasi militer Arab Saudi ini datang tak lama setelah Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi meminta bantuan militer pada organisasi Liga Arab. Ini sebagai upaya untuk menghancurkan pemberontak Syiah Houthi dan mengembalikan Yaman pada pemerintahan yang sah. Dalam pernyataan bersama mereka yang ikut dalam operasi militer ini yakni Saudi Arabia, UAE, Bahrain, Qatar, dan Kuwait. (pkspiyungan.org)

Syaikh Sudais Dukung Operasi Militer Terhadap Syiah Yaman

Kepala Imam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Abdul Rahman Al Sudais mendukung keputusan yang diambil kerajaan Arab Saudi dan negara-negara Muslim lainnya untuk menyerang pemberontak Syiah Houthi di Yaman. "Yaman telah dirusak oleh milisi Houthi yang didukung negara asing untuk merusak keamanan dunia Muslim", kata Al Sudais seperti dilansir Arab News, Sabtu (28/03/15).

Al-Sudais memuji para pemimpin kerajaan yang telah mengambil tindakan tepat untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi umat Islam dan menyambut baik dukungan Muslimin dan negara-negara Arab untuk membersihkan Yaman dari pemberontak .

Dikatakan, langkah ini juga menunjukkan komitmen kerajaan, untuk mengamankan perbatasannya dan menjamin keselamatan warganya. "Keamanan Arab Saudi sangatlah penting bagi umat Islam, karena Saudi adalah tempat Muslimin melaksanakan umrah dan haji", katanya.

Ditambahkan, keputusan yang diambil Saudi untuk memerangi Syiah Houthi ini sudah sesuai dengan syariah yang menyerukan perlindungan harta dan hak-hak umat Islam. Menurutnya, operasi militer ini diperlukan karena pemberontak Houthi telah menindas rakyat Yaman dan menolak upaya rekonsiliasi. Seperti diketahui, dalam operasi militer "Badai Dashyat" ini, Arab Saudi telah mengerahkan 100 jet tempur dan 150.000 serdadu untuk menggempur pemberontak Houthi dan memulihkan kembali pemerintahan yang sah di Yaman. (aceh.tribunnews.com)

Dajjal Akan Muncul dari Iran?

Syiahindonesia.com - Dajjal adalah fitnah (cobaan, kesesatan, huru hara, dan kekufuran) terbesar yang akan muncul di akhir zaman.  Tiada seorang nabi pun yang diutus ke muka bumi kecuali telah mengingatkan manusia akan fitnah Dajjal.

Dari Anas bin Malik  berkata, Rasulullah bersabda,

“Tiadalah Allah mengutus seorang nabi pun kecuali pasti para nabi itu telah mengingatkan umatnya akan orang yang buta sebelah lagi pendusta, ingatlah sesungguhnya Dajjal itu buta sebelah dan sesungguhnya Rabb kalian tidaklah buta sebelah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin—rahimahullaah—mengatakan, “Fitnah yang paling besar di muka bumi sejak Allah ciptakan Adam adalah fitnah Dajjal. Karena itu, tidak ada seorang nabi pun sejak nabi Nuh sampai Muhammad r kecuali mereka sudah mengingatkan kaumnya akan bahaya Dajjal, sebagai peringatan darinya.” (Al-Majmu’ Ats-Tsamiin II/175).

Di antara kiat yang diajarkan Rasulullah SAW kepada umatnya agar terhindar dari fitnah Dajjal yang begitu dahsyat adalah memohon perlindungan kepada Allah ketika shalat, pada saat tasyahud akhir, sebelum salam dengan doa:

]اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ[

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah al-Maasih ad-Dajjal.” (HR.Muslim).

Dari Mana Dajjal Akan Muncul?

Mari kita simak beberapa hadits berikut:

Dari Fatimah binti Qais—radhiyallahu ‘anha—bahwa beliau pernah mendengar Nabi shallallahu bersabda:

]أَلاَ إِنَّهُ فِى بَحْرِ الشَّامِ أَوْ بَحْرِ الْيَمَنِ لاَ بَلْ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ ما هُوَ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَا هُوَ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ مَا هُوَ [ وَأَوْمَأَ بِيَدِهِ إِلَى الْمَشْرِقِ

“Tidaklah dia (Dajjal) di laut Syam, atau laut Yaman.Tidak! Tetapi dari arah timur. Dia dari arah timur, dia dari arah timur.” Dan beliau berisyarat dengan tangannya ke arah timur.” (HR. Muslim no. 2942).

Dari Abu Bakr ash-Shidiq, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

]الدَّجَّالُ يَخْرُجُ مِنْ أَرْضٍ بِالْمَشْرِقِ يُقَالُ لَهَا: خُرَاسَانُ[

“Dajjal keluar dari daerah timur, namanya Khurasan.” (HR. Timidzi 2237 dan dishahihkan al-Albani dalam Shahih Jami’ ash-Shaghir).

Khurasan

Satu wilayah yang luas di sebelah timur Jazirah Arab. Saat ini, yang termasuk wilayah Khurasan: Nishapur (Iran), Herat (Afganistan), Merv (Turkmenistan), dan berbagai negeri di Selatan sungai Jihun (sungai Amu Darya). (Mu’jam al-Buldan, 2:350).

Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:

]يَخْرُجُ الدَّجَّالُ مِنْ يَهُودِيَّةِ أَصْبَهَانَ، وَمَعَهُ سَبْعُونَ أَلْفًا مِنَ الْيَهُودِ[

“Dajjal akan keluar dari daerah Yahudiyah Asbahan. Dia bersama 70 ribu orang Yahudi.” (HR. Ahmad).

Asbahan

Sering juga disebut Asfahan. Termasuk wilayah Iran, 340 km di selatan Teheran. Bukhtanshar menyerang Baitul Maqdis dan menjadikan penduduknya sebagai tawanan, bersama orang Yahudi, kemudian mereka ditempatkan di Asfahan. Akhirnya wilayah tersebut dinamakan kampung Yahudiyah. Ibu kota Asfahan saat ini adalah Yahudiyah (Mu’jam al-Buldan, 1:208).

Hanya saja, fenomena kehadiran Dajjal mulai semarak di kalangan umat manusia, setelah dia berada di daerah antara Irak dan Syam (kawasan 4 negara: Suriah, Palestina, Libanon, dan Yordania).

Dari Nawwas bin Sam’an, bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Dajjal keluar di daerah antara Syam dan Iraq. Kemudian dia membuat kerusakan di sebelah kanan dan kirinya. Wahai hamba Allah! Kuatkan iman kalian!” (HR. Muslim 2937 dan Ibn Majah 4075).

Al-Hafidz Ibnu Katsir mengatakan:

“Pertama mulai munculnya Dajjal di Asbahan, tepatnya di dataran bebatuan, yang dinamakan kampung Yahudiyah. Dajjal dibela oleh 10 ribu orang yahudi dari penduduk Ashbahan.” (An-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim, Hal. 59).

Asfahan ataukah Khurasan?

Jika Anda perhatikan peta negara Iran, Khurasan dan Asfahan berhimpit di bagian timur laut wilayah Iran. Kita tidak tahu pasti awal kali Dajjal muncul di titik yang mana. Yang jelas, di dua daerah, pertama kali Dajjal muncul dan mendapatkan banyak pengikut. Dan benarlah apa yang disabdakan Nabi Muhammad saw, sebab catatan dari Frances Harrison dari BBC News, yang dilansir pada September 2006, bahwa di Teheran ada sekitar 25 ribu Yahudi di negeri Iran.

Meskipun lagaknya melawan Zionis, tapi Iran menjadi tempat yang aman bagi Yahudi. Pemimpin komunitas Yahudi Iran, Mr. Hammami mengaku bahwa Khameini membedakan antara Yahudi dan Zionis, dan dia mendukung kami. Bahkan Presiden Iran saat ini, Ahmadi Nejad yang banyak dielu-elukan oleh masyarakat muslim adalah keturunan Yahudi.

Dari sinilah Anda bisa mendapatkan jawaban, mengapa Dajjal muncul di Iran. Lebih dari itu, ada kejadian aneh bin ajaib lainnya, di saat Iran koar-koar anti Yahudi, pernahkah Anda mendengar ada warga Palestina diizinkan mengungsi ke Iran?

Kembali ke topik keluarnya Dajjal, sebagian orang berkata Dajjal akan keluar dari Segitiga Bermuda. Yang benar, Dajjal keluar bukan di Segitiga Bermuda. Itulah yang kita yakini. Itulah akidah kaum muslimin. Dajjal muncul di Asfahan bagian dari negeri Iran, yang saat ini menjadi negeri Syiah.

Meski sempat mengundang kontroversi, film kolosal bertema Umar bin Khatthab telah tayang di salah satu stasiun TV nasional. Menyaksikan film ini, masyarakat sedikit banyak bisa mengetahui sosok Umar bin Khatthab tdan sepak terjangnya dalam membela Rasulullah SAW dan dinul Islam. Sosok pemimpin yang dikagumi dan diidam-idamkan oleh seluruh kaum muslimin. Pada bagian akhir episode film tersebut, dimunculkan adegan pembunuhan Khalifah Umar oleh Abu Lu’luah al-Majusi La’natullah ‘alaihi.

Pemuliaan Iran Terhadapnya

Pada setiap tahun, Syi’ah merayakan terbunuhnya Khalifah Umar bin al-Khaththab, dan mereka menganggapnya sebagai hari raya, yang kegembiraan dan kebahagiaan merasuk dalam hati mereka. Hari raya tersebut mereka sebut dengan Idul Ghufran, dan itu bertepatan dengan tanggal 9 Rabi’ul Awwal. Mereka mengklaimnya bahwa Allah mengangkat dari mereka perhitungan amal pada hari itu.

Kita tidak mengenal satu bangsa yang bergembira dengan syahidnya khalifah kedua yang mulia Umar bin al-Khaththab kecuali Bangsa Persia (Iran) dan bangsa Yahudi. Hal ini merupakan salah satu bentuk pembalasan dendam Bangsa Persia yang telah ditaklukkan oleh Umar .

Disebutkan bahwa Iran, mulai melakukan pekerjaan restorasi atas tempat ziarah yang mereka sebut dengan Marqad Baba Syuja’uddin (Tempat Peristirahatan)

Bapak Pahlawan Agama) pada tahun 2003 M, dan menganggap tempat ziarah tersebut adalah tempat ziarah bersejarah yang wajib dilestarikan. Dan menamakan jalan Marqad tersebut yang ada di sana dengan namanya; Jalan al-Fairuziy. Mereka membaca keutamaan-keutamaan orang zindiq tersebut. Mereka menyebutnya dengan Hadharat Baba Syuja’uddin. Mereka juga berkata kepada manusia, ‘Ziarahilah dia, dengan menziarahinya, seluruh dosa kalian akan diampuni.’

Di antara doa-doa mereka,

الَّلهُمَّ ارْضَ عَنْ أَبِيْ لُؤْلُؤَةَ وَاحْشُرْنِيْ مَعَهُ

“Ya Allah, ridhailah Abu Lu`lu`ah, dan kumpulkanlah aku bersamanya.”

Sumber: Buletin Dakwah AL-FIKRAH STIBA Makassar, Edisi 01. Tahun XIV, 02 Muharram 1434 H/ 16 November 2012

Waspadalah! Ajaran Syiah Kembali Masuk ke Buku Pelajaran Sekolah

Guru madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Jambi kaget buku Sejarah Kebudayaan Islam Semester Genap Kelas X terdapat gambar penistaan terhadap Umar bin Khatab, Khalifah keempat yang juga sahabat Nabi Muhammad SAW. Gambar tersebut berada di halaman 12 buku yang diterbitkan oleh Rahma Media Pustaka.

Di halaman yang menerangkan tentang masa kepemimpinan Umar bin Khattab yang merupakan satu di antara Khulafaur Rasyidin itu diterangkan nasab atau garis keturunan dari Umar. Nasab yang digambarkan dengan silsilah keluarga yang berbentuk garis keturunan tersebut, tiba pada tulisan Umar digambarkan dengan bentuk yang mirip karikatur babi. Padahal, di atasnya nasab keluarga digambarkan dengan gambar menyerupai hati.

Pada keterangan nasab dengan gambar hitam putih ini diterangkan gambar tersebut juga diambil dari sumber ihadist.blogspot.com yang diakses pada 18 Desember 2014 pada pukul 13.55.

Kepala Sekolah MAN 3 Kota Jambi, M. Zakri mengaku kaget, pasalnya gambar tersebut jika tidak diperhatikan memang tidak terlihat menyerupai babi. Namun ketika diperhatikan bidang lonjong tersebut terlihat adanya empat kaki, dilengkapi kuping, mata dan muncung hewan yang mirip babi yang sedang tersenyum.

“Sekilas memang tidak terlihat, tapi jika diperhatikan memang seperti itu,” katanya seperti diberitakan Jambi Independent.

Pihak sekolah sebutnya juga baru menyadari beberapa minggu ini, “Dua minggu ini baru kita tahu, setelah ada guru yang memperhatikan,” katanya.

Meski para siswa tidak menyadari adanya gambar yang kontroversial tadi, namun adanya gambar itu telah meresahkan guru. “Kenapa tidak gunakan perumpamaan lain, itu yang kita sesalkan,” sebutnya.

Buku yang diambil dari distributor penerbit yang ada di Jambi ini menurut Zakri bakal segera ditarik dan tidak lagi dipergunakan.

“Akan kita tarik, yang punya LKS ini akan kita panggil, karena ini meresahkan, seperti ini kan gambarnya seperti penghinaan pelecehan harusnya tidak perlu ada gambar seperti ini,” sebutnya.

Meski ada gambar yang disebut melecehkan sahabat nabi namun menurut Zakri isinya tidak menyebutkan adanya penistaan terhadap sahabat tersebut. Dikatakan Zakri baru kali ini pihak sekolah menggunakan buku yang merupakan edisi I seri Pakem kelas 10 semester genap ini.

Di dalam lembar ke 12 LKS tersebut, digambarkan Umar bin Khatab sebagai seekor babi.




Ini cukup mengejutkan banyak pihak. Termasuk pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi. “Astagfirullah, saya akan cek ke rekan di Depag,” ujar Sofyan, Sekretaris Diknas Kota Jambi.

Muhammad Iqbal, Kepala Kantor Departemen Agama (Depag) Kota Jambi juga mengaku terkejut dengan kabar ini. Menurutnya, tidak tahu apa maksud dari LKS tersebut menggambarkan Umar bin Khatab sebagai seekor babi.

“Saya baru lihat tadi LKS-nya, saya panggil kepala sekolah. Saya lihat, dan saya terkejut, apa maksudnya buku ini,” kata Iqbal.

Dia juga mengatakan, segera rapat dengan pihak terkait mengenai LKS tersebut. Langkah yang diambil kemarin, pihaknya langsung menginstruksikan penarikan LKS dari semua siswa. Mulai hari ini, LKS tersebut tidak boleh lagi beredar.

“Kami juga akan surati sekolah-sekolah lainnya untuk memberi peringatan agar jeli dalam menggunakan LKS. Jangankan gambar, narkoba pun bisa diselipkan dalam buku,” ujarnya sedikit emosi.

Iqbal mengatakan untuk penggunaan LKS murni kebijakan sekolah. Depag, menurutnya tidak tahu-menahu mengenai pemesanan LKS, sehingga pihaknya tidak bisa mengawasi penerbit mana yang ditunjuk untuk mengisi kebutuhan LKS di sekolah-sekolah.

Untuk MAN 3 ini sendiri, LKS SKI kelas X yang digunakan adalah keluaran penerbit Rahma Media Pustaka dari Semarang. LKS tersebut ditulis oleh Dr. Fattah Syukur, M.Ag. “Yang menulis dosen IAIN. Setelah ditarik, LKS tersebut dikembalikan ke sana,” katanya. (de/Islampos/syiahindonesia.com)