Slide

Syiah Indonesia

Events

Data & Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokumen Rahasia

Syubhat dan Bantahan

Biadab, Ustadz Mantan Syiah ini Diculik dan Dianiaya Segerombolan Syiah

Konisi Ust. AS saat di temui di Rumah Sakit Polri Keramat Jati (7/7/2015)
Syiahindonesia.com - Bulan Ramadhan ini menjadi bulan yang nahas bagi Ustadz berinisial AS (nama disamarkan, karena belum mendapat ijin dari yang bersangkutan) lulusan universitas Qum, yang juga mantan Syiah. Pasalnya, baru kemaren ia mengalami tindakan kriminal dari segerombolan kelompok bejat Syiah.

Da'i Ahlus Sunnah yang sekarang berjuang menyampaikan borok agama Syiah ini diculik oleh 4 orang Syiah dalam perjalanan menuju Jakarta, guna memenuhi undangan beberapa Asatidz di Jakarta seperti Ust. Abdul Chair Ramadhan. Qadarullah, kontak beliau terputus dan tidak ada kabar sampai beliau ditemukan.

Kejam, tak hanya menculik, para penjahat Syiah ini juga memukul Ustadz AS sampai muntah darah. Saat ditemukan, kondisi beliau sangat lemah, hingga akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Polri Keramat Jati. Hingga berita ini ditulis, tim wartawan dari berbagai Jurnalis Media Islam sedang menuju lokasi dimana Ustadz AS dirawat. (nisyi/syiahindonesia.com)

Bekas percikan darah ust. AS akibat penganiayaan segerombolan Syiah

Dibom Habis-Habisan Oleh Tentara Syiah, 4 Rumah Sakit di Deraa Terpaksa Tutup

Syiahindonesia.com - Pengeboman intens oleh pasukan rezim Syiah Nusyairiyyah Bashar Assad di Suriah selatan telah memaksa empat rumah sakit lapangan untuk tutup, dengan tenaga medis di antara mereka terluka akibat serangan itu, lembaga pemantau mengatakan.

Pada hari Rabu (1/7), serangan udara di desa Saida, timur kota Deraa, mengakibatkan gugurnya seorang pekerja medis di sebuah rumah sakit lapangan di daerah itu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan pada Kamis (2/7) seperti dilansir Zaman Alwasl.

Rami Abdul Rahman, pimpinan SOHR, mengatakan bahwa fasilitas di Saida adalah rumah sakit lapangan keempat di provinsi Daraa untuk terpaksa tutup dalam jangka waktu tujuh hari, di tengah-tengah serangan terkonsentrasi oleh pasukan rezim dan sekutu sesama Syiahnya.

Sebuah rumah sakit di Ghariya Timur, sebuah kota kecil di utara Saida, mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka akan tutup di tengah “penargetan terus-menerus oleh pasukan Assad”. (antiliberalnews.com/syiahindonesia.com)

Ramadhan ini, Rezim Syiah Nushairiyah Bunuh 30 Warga Muslim

Pembantaian oleh Syiah Nusairiyah, Suriah
Syiahindonesia.com - Angkatan udara rezim Syiah Nusyairiyah Bashar Assad memperpanjang kampanye udara yang sengit di provinsi selatan Daraa. Serangkaian serangan tersebut mengakibatkan puluhan warga sipil Muslim gugur.

Lebih dari 30 orang, termasuk Muslimah dan anak-anak, gugur dalam serangan bom barel di kota Saida, Tiba dan Tafas dekat perbatasan Yordania, menurut aktivis sebagaimana dilansir Zaman Alwasl pada hari Rabu (1/7).

Aktivis mengungkapkan bahwa dua orang dari Tafas yang meninggal di perbatasan Yordania karena luka-luka, setelah ditolak masuk ke rumah sakit di negara itu.

Aktivis melalui Zaman Alwasl telah memohon kepada pihak berwenang Yordania untuk membuka perbatasan untuk korban yang terluka. (antiliberalnews.com/syiahindonesia.com)

Syaikh Al- Azhar Kepada Anak Muda: "Jangan Tergoda Iming-iming Syiah"

Syaikh Al-Azhar, Ahmed El-Tayeb (rassd)
Syiahindonesia.com - Kairo. Grand Syaikh Al-Azhar, Dr. Ahmed El-Tayeb, memperingatkan anak-anak muda Muslim dari godaan-godaan untuk berpindah kepada keyakinan Syiah. Seperti dilansir Al-Quds, Jumat (3/7/2015) kemarin.

Syaikh El-Tayeb mengatakan, “Anak-anak muda mungkin akan tergoda dengan iming-iming uang, jalan-jalan, dan sebagainya. Mereka harus menjaga akidah Ahlu Sunnah yang mengharamkan penistaan terhadap para sahabat, seperti dilakukan orang-orang Syiah. Mencela para sahabat adalah dosa besar.”

Lebih lanjut Syaikh El-Tayeb mengatakan, “Ada pihak-pihak yang ingin menyebarkan keyakinan Syiah. Padahal bersyahadat dalam ajaran Syiah harus mencela Ibunda Aisyah RA, bahwa beliau masuk neraka. Bagaimana mungkin orang beriman kepada Muhammad SAW, lalu mencela istri dan kekasihnya? Ini adalah sebuah kontradiksi yang tidak masuk akal. Tidak mungkin akan terjadi pendekatan Sunni-Syiah kalau mereka masih menistakan para sahabat.” (msa/dakwatuna/syiahindonesia.com)

Ulama Syiah: "Ada Satu Malaikat yang Membangkang Wilayah Ali, Yaitu Fithris"

Syiahindonesia.com - Selain al-Quran, Sahabat, dan ajaran-ajaran Islam yang Syiah caci, ternyata malaikatpun tidak lepas dari celaan lisan mereka. Syiah menyatakan bahwasanya terdapat malaikat yang membangkang dan bermaksiat kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Lihatlah sebuah riwayat dusta yang mereka buat dalam kitab-kitab mereka. Disebutkan dalam salah satu kitab syiah “Bihar Al Anwar”:

عن أبي عبد الله (عليه السلام) قال: إن الله عرض ولاية أمير المؤمنين (عليه السلام) فقبلها الملائكة وأباها ملك يقال له: فطرس، فكسر الله جناحه

Dari Abi Abdillah alaihissalam, dia berkata: “Sesungguhnya Allah memaparkan wilayah (kewalian) Amirul mukminin Ali bin Abi Thalib (alaihissalam), maka para malaikat menerimanya akan tetapi satu malaikat membangkang (menolaknya). Malaikat tersebut bernama: “Fithris”, maka Allah patahkan sayapnya” Bihar Al Anwar 26/341

Lihatlah bagaimana para syiah berdusta !! Padahal kaum muslimin telah bersepakat bahwasanya seluruh malaikat adalah makhluk yang selalu ta’at kepada Allah dan tidak akan mungkin diantara mereka ada yang membangkang terhadap Allah subhanahu wa ta’ala terlebih sayapnya akan dipatahkan oleh Allah karena kemaksiatan mereka. Ini adalah hal yang mustahil bagi mereka.

Dikarenakan para syiah mementingkan kewalian Ali radhiyallahu anhu maka mereka rela berdusta, mereka berani berdusta dengan melecehkan malaikat. Padahal Allah subhanahu wa ta’ala menyatakan dengan tegas dalam Al Quran bahwasanya para malaikat tidak mungkin bermaksiat dan membangkang terhadap Allah subhanahu wa ta’ala. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kamu dan keluarga kamu dari api neraka, yang mana bahan bakarnya manusia dan bebatuan. Diatasnya terdapat para malaikat yang sifatnya bengis dan keras, mereka tidak pernah bermaksiat (membangkang) kepada Allah akan apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan mereka senantiasa melakukan apa yang diperintahkan” QS At Tahrim: 6

Lihatlah ayat diatas dengan tegas menyatakan, bahwasanya para malaikat tidak akan mungkin membangkang kepada Allah dan mereka senantiasa menta’atai apa yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Dan dalam ayat lain Allah juga berfirman:

لَا يَسْبِقُونَهُ بِالْقَوْلِ وَهُمْ بِأَمْرِهِ يَعْمَلُونَ

“Mereka tidak pernah berbicara mendahului Allah, dan mereka senantiasa melakukan perintahNya” QS Al Anbiya: 27

Maka, jika syiah berani mencela para malaikat, mencela para sahabat, mencela al qur’an, dan bahkan mereka berani mencela Allah dengan menjadikan namaNya sebagai pembersih setelah buang air / alat istinja’ maka tentulah para syiah telah berani mencela ahlussunnah dengan kekejian yang  lebih hina lagi menyakitkan.

Wahai ahlussunnah janganlah engkau hanya diam terduduk... Berdirilah dan perangilah syiah semampumu.. Bongkar terus akidah busukunya.. Dan jagalah keluargamu dari doktrin syiah yang hina.. Insya Allah usahamu akan sangat bermanfaat untuk ummat di muka bumi ini..

Waffaqanallahu wa iyyakum.

Penulis: Muhammad Abdurrahman Al Amiry