Breaking News
Loading...




                                                Zulkarnain El Madury

Peran politik syiah di Indonesia tidak bisa dianggap remeh hanya dengan sekedar menyebutnya sebagai kelompok yang minoritas, bisa saja syiah di Indonesia menjadi sebuah kekuatan politik yang diperhitungkan oleh lawan, dibandingkan dengan kekuatan kekuatan politik lainnya seperti partai-partai yang sudah ada.

Perbedaan politik Syiah dengan politik partai yang ada di Indonesia jelas bobot kualitasnya akan berbeda jauh dengan partai-partai yasiang ada. Karena politik Syiah terdiri dari unsur kekuatan khilafa imamiyah sebagai bentuk doktrin membedakan diri dari Sunny, doktrin-doktrin imamiyah atau yang dikenal dengan doktrin 12 Imam akan menjadi sebuah kekuatan serentak yang mewajibkan memilih Imam lokal dari Syiah itu sendiri. Pengaruhnya akan lebih besar dibandingkan dengan pengikut partai-partai yang tidak berbasis pada sebuah keyakinan.

Di sisi lain kekuatan sunni berada pada kondisi yang terpecah belah dan berlindung di beberapa partai-partai yang ada, dengan pandangan terhadap Syiah Yang berbeda-beda, dan tidak punya kesatuan untuk mewujudkan sebuah partai Islam yang mewakili seluruh umat Islam se-indonesia. Sedangkan Syiah akan bisa bersatu menghadapi kondisi pecah belah kaum Sunni, jangan heran kelak kalau akan lahir banyak tokoh-tokoh Syi'ah sebagai wakil rakyat di DPR atau lain-lainnya.

Sedangkan umat Sunni ada di beberapa tempat seperti Golkar, P3, Pan,  PKB dan partai-partai lainnya. Ideologi mereka sebagai kaum Sunni tidak menyatu dalam satu partai. Ini yang tidak memungkinkan kaum Sunni berada pada satu pendapat dan satu arah di dalam membangun kekuatan negara, disamping idealismenya melahirkan motivasi yang berbeda pula.

Tentulah tidak bisa diandalkan untuk membangun kekuatan sebagai bentuk perlindungan terhadap aqidah Sunni, perhatian mereka akan terpecah belah berdasarkan ideologi partai-partai yang dimasukinya dengan masing-masing kepentingan yang ada di dalamnya.

Terlebih perkembangan Syiah yang semakin pesat dan berani menampilkan sosok dirinya dengan berbagai peringatan-peringatan yang biasa ada di Negeri Iran danira, kini mulai bermunculan di negeri ini berbagai peringatan-peringatan yang sebelumnya tidak ada, akan memberikan semangat kepada Syiah makin percaya diri terlebih kalau mampu mengambil hati public, bahayanya akan lebih terasa lagi.

Belum lagi dukung oleh media-media seperti WhatsApp dan berbagai media media sosial lainnya, keberanian mereka makin ditonjolkan sebagai bentuk pamer kekuatan dan gerakan kepada kaum Sunni. Hanya tinggal kita sejauh mana menangani dampak yang bisa saja meluas selama perhatian kita lalai di dalam memahami situasi dan perkembangan Syiah.

0 komentar: