Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sebuah acara pemakaman telah diadakan untuk menghormati tujuh anggota kelompok milisi Syiah yang didukung Iran yang terbunuh  di Suriah, kutip kantor berita Tasnim Iran  hari Kamis.

Menurut kantor berita tersebut, pemakaman diadakan di Kota Qom Iran untuk para milisi Syiah yang tewas, yang telah menjadi anggota Brigade Fatimiyyun dan Zainabiyyun, keduanya berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi, elit militer Iran.

Para milisi ini tewas dalam operasi tempur di Suriah, namun Tasnim tak memberikan informasi apapun tentang tanggal – atau lokasi – kematian mereka.

Sekitar 2.400 personel militer Iran-atau yang terkait dengan Iran telah tewas di Suriah saat berperang bersama pasukan Rezim Bashar al Assad sejak perang dimulai pada 2011, demikian menurut perkiraan.

Brigade Fatimiyyun adalah milisi Syiah asal Afghanistan, sementara Brigade Zainabiyyun terdiri dari orang-orang Syiah Pakistan yang telah berlindung di Iran.

Zohair Mojahed, pejabat brigade Milisi Syiah Afghanistan, Brigade Fatimiyyun belum lama ini mengakui, kelompoknya telah ikut ambil bagian dalam perang selama lima tahun terakhir di Suriah dan Iraq.

Iran menampung sekitar tiga juta warga Afganistan yang banyak di antaranya melarikan diri dari penganiayaan dan konflik bersenjata di negara asalnya, kutip Anadolu Agency.

Phillip Smyth, peneliti di Washington Institute for Near East Policy, pernah mengatakan pada jurnal The Washington Institute, selama perang berkecamuk, terdapat 10.000 orang Iraq serta sekitar lima sampai tujuh ribu tentara Hizbullah yang masuk ke Suriah.

Bulan September 2017. Ashfaq Hussain Bukhari, pensiunan militer yang bertanggungjawab atas Markazi Imambargha (Pusat Jamaah Syiah) di Islamabad juga pernah mengungkapkan,  Iran menarget kaum Syiah yang fanatik atau miskin di Pakistan , mengincar sentimen mereka dan menawarkan ‘kesyahidan’ dalam melindungi makam-makam yang dianggap suci kaum Syiah.

Bukhari mengatakan wilayah Pakistan yang menjadi perhatian Iran dalam merekrut tentara ialah provinsi Punjab selatan, Kota Karachi, jaringan suku dan Provinsi Baluchistan. Hidayatullah.com

0 komentar: