Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Mohammed bin Salman yang juga menteri pertahanan Saudi, menyatakan ekspansi Republik Islam Iran di bawah kepemimpinan Ayatollah Ali Khamenei harus dilawan.

"Kita belajar dari Eropa bahwa pendiaman itu tak berhasil. Kita tidak ingin Hitler baru di Iran mengulangi apa yang telah terjadi di Eropa menimpa Timur Tengah," kata Bin Salman.

Ketegangan meningkat bulan ini ketika sekutu Saudi, Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri, mengumumkan mundur lewat televisi Saudi, seraya membeberkan alasan ada pengaruh Hizbullah dukungan Iran dan nyawanya terancam, lansir Elshinta.com, (25/11/17).

Houti meluncurkan sebuah peluru kendali balistik ke bandara ibu kota Saudi di Riyadh pada 4 November yang disebut Saudi sebagai pernyatan perang oleh Iran.

Mei silam Bin Salman menyatakan Saudi akan memastikan setiap sengketa di masa depan antara kedua negara akan mencapai bumi Iran.

Khamenei sendiri menyebut Wangsa Saud yang sedang berkuasa di Saudi sebagai "pohon terkutuk", sedangkan pemerintah Iran menuding Saudi sebagai pihak yang menyebarluaskan terorisme. (albert/syiahindonesia.com)

0 komentar: