Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sekretaris Jendral (Sekjend) Forum Umat Islam (FUI) Sulsel K.H Sirajuddin menegaskan, persoalan Syiah di Sulsel maupun di Makassar sama sekali tidak ada toleransi. Sebab, menurutnya, Syiah sangat jauh dengan aqidah kaum Sunni yang secara mayoritas bermukim di Sulsel.
Ketua FUIB Sulsel, Mukhtar Daeng Lau. Foto: Doc. Harianamanah.com.

Misalnya, kaum Syiah membenarkan untuk mencaci, melaknat, dan menghina sahabat Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, seperti Abu Bakar Ash-Shiddieq, Usman bin Affan, dan Umar bin Khatab. Bahkan secara terang-terangan menghina Aisyah.

"Tidak mungkin membangun toleransi dengan orang-orang seperti mereka. Tidak ada yang bisa menjamin tidak timbul konflik," tegasnya pada harianamanah.com, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, penganut Syiah dan Sunni tidak akan ketemu dalam hal pandangan pemikiran termasuk aqidah. Makanya sangat membuang-buang waktu jika dialog keummatan seperti yang digelar pengurus MUI Sulsel kemarin itu dilakukan kembali. (albert/syiahindonesia.com)

0 komentar: